Jelang Natal dan Tahun Baru, Wagub Kalteng Pimpin Rapat Kendali Inflasi dengan Strategi Terpadu

Pertemuan Ini Bertujuan Untuk Menghimpun Data
Untuk menjaga stabilitas ekonomi dan harga, Pemprov Kalteng mengadopsi strategi 4K, yakni:
1.Keterjangkauan harga
2.Ketersediaan stok
3.Kelancaran distribusi
4.Komunikasi efektif
Selain itu, Pemprov Kalteng juga melaksanakan 9 langkah strategis, antara lain:
1. Pemantauan stok dan harga bahan pokok.
2. Rapat teknis TPID secara berkala.
3. Menjaga kelancaran pasokan melalui koordinasi dengan daerah penghasil.
4. Operasi pasar murah bersama dinas terkait.
5. Inspeksi pasar dan distributor untuk mencegah penimbunan barang.
6. Realisasi Bantuan Tak Terduga (BTT) untuk mendukung pengendalian inflasi.
7. Pencanangan gerakan menanam bahan pokok.
8. Intervensi jangka pendek dan panjang dalam pengendalian inflasi.
9. Memberikan bantuan transportasi dari APBD untuk memperlancar distribusi.
Wagub Edy Pratowo menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak untuk menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. “Saya mengajak seluruh stakeholders untuk tetap fokus dan konsisten dalam melaksanakan berbagai upaya pengendalian inflasi,” ujar Edy.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, yang mewakili Plt. Sekda Kalteng, menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk menghimpun data dan informasi terkait pengendalian inflasi dari seluruh Kabupaten/Kota di Kalteng. Hasilnya di harapkan dapat menyelaraskan strategi dan rencana kerja TPID di semua tingkatan pemerintahan.
“Kami berharap melalui rapat ini, kestabilan harga dan ketersediaan stok bahan pokok tetap terjaga, sehingga daya beli masyarakat meningkat, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru,” tutup Sri Widanarni. Dengan strategi dan kerja sama terpadu, Pemerintah Provinsi Kalteng optimis mampu menjaga inflasi tetap terkendali demi kesejahteraan masyarakat di tengah momen perayaan besar keagamaan. (pra)
EDITOR: TOPAN




