Joni Harta: Petugas DLH Siaga Penuh Jaga Kebersihan Selama HBN

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menunjukkan keseriusan dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan selama pelaksanaan Acara Huma Betang Night (HBN). Kegiatan budaya dan hiburan rakyat yang digelar rutin di Kota Palangka Raya setiap akhir pekan ini tidak hanya menjadi ajang promosi seni dan UMKM, tetapi juga menjadi momentum menguatkan kesadaran kolektif akan pentingnya kebersihan lingkungan.
Kepala DLH Provinsi Kalimantan Tengah, Joni Harta, SE., S.Hut., MM., mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan puluhan petugas kebersihan yang bekerja secara aktif dan bergiliran selama HBN berlangsung. Petugas disiagakan dari sore hingga malam hari, dengan target area kegiatan bebas dari sampah maksimal sebelum tengah malam.
“Kami pastikan tidak ada tumpukan sampah yang tersisa setelah acara berakhir. Tim kami menyisir seluruh area begitu acara selesai, dan itu sudah menjadi komitmen,” kata Joni Harta, Kamis (24/07/2025). Lebih lanjut, dijelaskan Joni bahwa pengelolaan sampah di ruang publik bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama, termasuk pelaku usaha dan masyarakat. Untuk itu, DLH Kalteng juga menggencarkan kampanye edukasi publik lewat media sosial dan di lokasi acara.
“Kami menyampaikan pesan edukatif, terutama kepada penjual UMKM agar sampah dari dagangan mereka tidak dibuang sembarangan. Masyarakat juga diimbau membuang sampah di TPS yang sudah tersedia, atau bila memungkinkan, dibawa pulang,” ujarnya.
DLH Menyediakan TPS Di Berbagai Titik Strategis
Upaya ini dinilai sangat penting mengingat Huma Betang Night selalu dipadati pengunjung dari berbagai kalangan. Jumlah sampah yang dihasilkan dapat meningkat drastis, terutama dari kemasan makanan dan minuman. Jika tidak ditangani dengan cepat, hal ini dapat mencemari lingkungan dan merusak suasana kegiatan.
Sebagai langkah antisipasi, DLH Provinsi Kalteng juga menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di berbagai titik strategis sekitar lokasi acara. Selain itu, personel kebersihan juga diberi tugas untuk mengedukasi warga secara langsung agar tidak membuang sampah sembarangan.
Respons masyarakat terhadap langkah DLH ini terbilang positif. Banyak pengunjung mengapresiasi kerja cepat petugas dan kesigapan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Huma Betang Night sendiri kini bukan hanya dikenal sebagai panggung seni dan budaya, tetapi juga mulai dikenal sebagai acara publik yang peduli terhadap kelestarian lingkungan. DLH Kalteng berharap momentum ini terus dijaga dan menjadi budaya baru dalam setiap pelaksanaan event di Kalimantan Tengah.
“Kami ingin setiap kegiatan besar yang melibatkan masyarakat luas menjadi contoh penerapan perilaku bersih dan peduli lingkungan. Ini bisa menjadi modal sosial untuk menciptakan Kalimantan Tengah yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tutup Joni Harta. (pra)
EDITOR : TOPAN




