Kadin Kalteng Dukung Bazar Takjil Ramadan UMKM Bank Kalteng, Dorong UMKM Naik Kelas

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dukungan terhadap pelaksanaan Bazar Takjil Ramadan UMKM Bank Kalteng dan Edukasi Konsumen Bank Indonesia Tahun 2026 terus mengalir. Kali ini, apresiasi datang dari Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, yang disampaikan melalui Direktur Eksekutif Kadin Kalteng, Rusdi.
Rusdi menegaskan, kegiatan yang diinisiasi oleh Bank Kalteng bersama Bank Indonesia tersebut merupakan contoh konkret kolaborasi strategis dalam memperkuat sektor UMKM, khususnya di momen Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat.
“Atas nama Ketua Umum Kadin Kalteng, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Kalteng dan Bank Indonesia atas terselenggaranya bazar takjil dan edukasi konsumen ini. Kegiatan ini tidak hanya berdampak ekonomi, tetapi juga memperkuat literasi keuangan pelaku usaha dan masyarakat,” ujar Rusdi, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, bazar Ramadan menjadi peluang emas bagi UMKM untuk meningkatkan omzet dan memperluas pangsa pasar. Kadin Kalteng menilai, keberpihakan terhadap UMKM harus terus diperkuat melalui akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta promosi yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Rusdi menekankan pentingnya edukasi konsumen di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital. Dengan adanya edukasi dari Bank Indonesia, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya keamanan transaksi, penggunaan QRIS, serta kewaspadaan terhadap risiko kejahatan siber.
“Kami melihat kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem usaha yang sehat. UMKM tumbuh, konsumen terlindungi, dan sektor perbankan daerah semakin dipercaya,” tambahnya. Kadin Kalteng juga mendorong agar kegiatan serupa dapat diperluas ke kabupaten dan kota lain di Kalimantan Tengah, sehingga manfaatnya dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha daerah.
“Sinergi antara dunia usaha, perbankan, dan pemerintah daerah harus terus diperkuat. Ramadan adalah momentum kebersamaan, sekaligus momentum kebangkitan ekonomi lokal,” tutup Rusdi. (pra)




