Karyawan Rumah Makan di Jalan Rajawali Ditemukan Meninggal di Kamar

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Warga Jalan Rajawali, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di kamar tempatnya bekerja, Senin (2/3/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial NM (26), perantau asal Nusa Tenggara Timur yang bekerja sebagai karyawan di salah satu rumah makan ayam geprek di kawasan tersebut. Ia telah bekerja di Palangka Raya selama kurang lebih dua tahun.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB. Rekan kerja korban, Astri Wahyu Wijayanti, bermaksud membangunkan NM untuk memulai aktivitas kerja seperti biasa. Namun saat memasuki kamar yang dalam kondisi tidak terkunci, saksi mendapati korban terbaring menyamping dan tidak merespons saat dipanggil.
Merasa ada yang tidak beres, Astri kemudian meminta bantuan rekan kerja lainnya, Firmansyah, untuk memastikan kondisi korban. Setelah dipastikan tidak ada tanda-tanda pergerakan, keduanya segera melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palangka Raya.
Menerima laporan itu, petugas Piket SPKT bersama Unit Inafis dari Polresta Palangka Raya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kegiatan tersebut dipimpin Pamapta III SPKT, Ipda Muhammad Abrar.
Dalam olah TKP, petugas mengamankan sejumlah barang milik korban seperti pakaian, tas hitam, serta perlengkapan pribadi lainnya guna kepentingan penyelidikan.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi oleh Tim Emergency Response Palangka Raya bersama Rescue Damkar Dishut ke RSUD dr. Doris Sylvanus untuk menjalani visum.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh dokter forensik, dr. Ricka Brillianty, Sp.KF, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima jam sebelum dilakukan pemeriksaan.
“Hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Dugaan sementara, kematian berkaitan dengan penyakit bawaan yang diderita,” ungkap Abrar.
Polisi juga mendalami informasi dari rekan kerja korban yang menyebutkan bahwa pada malam sebelum ditemukan meninggal dunia, NM sempat mengeluhkan baru mengalami kecelakaan ringan.
Hingga kini, pihaknya masih meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memastikan apakah insiden kecelakaan tersebut memiliki kaitan dengan kondisi kesehatannya.
“Kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pihak keluarga. Untuk sementara belum ditemukan unsur tindak pidana, namun proses penyelidikan tetap berjalan sesuai prosedur,” pungkasnya. (oiq)




