BeritaHukum Dan KriminalKasonganPeristiwa

Kelalaian Pengemudi Fortuner Diduga Jadi Pemicu Tewasnya Bripda Khun di Katingan

KASONGAN, Kalteng.co – Suasana haru menyelimuti jajaran Polres Katingan saat melepas kepergian Bripda Muhammad Khun Wicaksana, yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut, pada Jumat (5/12/2025) pagi lalu.

Upacara pemakaman digelar dengan prosesi kedinasan Polri di TPU Kasongan, dipimpin Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto setelah salat Jumat.

Bripda Khun, yang saat itu tengah mengemudikan Toyota Kijang bersama ibu dan tantenya, tewas di tempat setelah bertabrakan dengan Toyota Fortuner yang membawa rombongan keluarga Wakil Ketua I DPRD Lamandau, Riko Purwanto.

Insiden terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, laka maut tersebut berlangsung tidak jauh dari perbatasan Katingan–Palangka Raya. Sementara ibunya mengalami luka berat dan harus dirujuk ke rumah sakit di Palangka Raya, sedangkan tantenya juga ikut terluka.

Kasatlantas Polres Katingan, Iptu Juwito menjelaskan, pengemudi Fortuner, GK (26), diduga mengalami microsleep hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur berlawanan.

“Hasil olah TKP menunjukkan kendaraan Fortuner berpindah jalur. Pengemudinya mengaku mengantuk berat sebelum kejadian,” ujarnya.

Benturan keras menyebabkan kedua kendaraan ringsek di bagian depan. Posisi tabrakan mengindikasikan kendaraan Bripda Khun berada di jalurnya.

Ia menilai kelalaian pengemudi Fortuner diduga menjadi faktor utama penyebab kecelakaan maut tersebut.

“Titik benturan terjadi di jalur mobil almarhum. Ini memperkuat bahwa kendaraan dari arah berlawanan keluar jalur,” ungkapnya.

Selain satu korban jiwa, enam penumpang dari kedua mobil mengalami luka-luka. Di antaranya ibu korban, Dwi Rahmaningsih (47) dan Dyah Kurnianingsih (54) yang mengalami cedera serius di wajah, dada, dan kaki. Dua penumpang Fortuner juga mengalami luka-luka.

Jenazah Bripda Khun kemudian disemayamkan di rumah duka di Kelurahan Kasongan Lama sebelum dimakamkan di Pemakaman Keluarga Jalan Kenangan.

Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Chandra Ismawanto dalam keterangannya mengajak masyarakat untuk kembali menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Kami kehilangan anggota yang berdedikasi tinggi. Musibah ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan di jalan tidak boleh diabaikan,” tuturnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button