BeritaHIBURANMETROPOLIS

Kisah Haru Jennifer Coppen, Jadikan Kehadiran Anak sebagai “Tamparan” untuk Berhenti Nakal

KALTENG.CO-Dunia hiburan tanah air kembali memanas dengan mencuatnya perseteruan antara Jennifer Coppen dan Connell Twins. Konflik ini rupanya merembet ke ranah pribadi, di mana jejak masa lalu Jennifer kembali diungkit dan menjadi konsumsi publik.

Menanggapi berbagai tudingan miring yang beredar, ibu satu anak ini akhirnya buka suara melalui unggahan di akun TikTok pribadinya untuk memberikan klarifikasi tegas namun menyentuh.

Pengakuan Jujur Jennifer Coppen Soal “Kenakalan” Remaja

Jennifer Coppen tidak menampik bahwa dirinya memiliki masa muda yang sangat bebas. Dengan sikap yang terbuka (open-minded), ia mengakui beberapa kebiasaan lamanya yang kini kembali diperbincangkan netizen.

Beberapa poin yang diakui Jennifer antara lain:

  • Gaya Hidup: Suka pergi ke kelab malam (dugem) dan berpesta.

  • Kebiasaan: Mengonsumsi minuman beralkohol.

  • Penampilan: Kerap mengenakan pakaian seksi dan minimalis.

  • Lingkungan Pergaulan: Memiliki banyak teman laki-laki.

Bantahan Tegas Terkait Fitnah Seks Bebas

Meski mengakui gaya hidupnya yang bebas, Jennifer Coppen memberikan batasan yang jelas terkait tuduhan yang dianggapnya sudah keterlaluan. Ia membantah keras fitnah mengenai seks bebas yang dialamatkan kepadanya hanya karena ia sering terlihat bergaul dengan kaum adam.

“Aku punya banyak teman cowok dan di Bali atau setidaknya di circle aku, cewek dan cowok temanan adalah hal yang sangat normal,” jelas Jennifer.

Ia menekankan bahwa kedekatannya dengan teman laki-laki tidak bisa dijadikan tolak ukur moralitas yang rendah. “Bukan berarti aku temenan sama cowok auto digilir… Jadi aku nggak paham sama fitnahan atau tuduhan yang dilontarkan cuma karena punya teman cowok,” imbuhnya.

Kehadiran Kamari: Titik Balik Menuju Perubahan

Jennifer menyatakan bahwa ia tidak keberatan masa lalunya diungkap, karena ia merasa tidak pernah merahasiakannya dari penggemar setianya. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya yang sekarang bukanlah Jennifer yang dulu.

Momen kehamilan putri kecilnya, Kamari, menjadi “tamparan” sekaligus hidayah baginya untuk berbenah diri. Sejak mengandung, Jennifer memutuskan untuk:

  1. Berhenti total dari konsumsi alkohol dan dunia malam.

  2. Mengubah gaya berpakaian menjadi lebih tertutup dan sopan.

  3. Fokus pada tanggung jawab sebagai seorang ibu.

“Aku berjanji ke Kamari saat dia lahir kalau aku akan menjadi ibu yang baik dan akan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkap perempuan berusia 24 tahun tersebut.

Belajar dari Masa Lalu

Bagi Jennifer, hidup adalah proses belajar yang tiada henti. Ia menyadari bahwa sebagai manusia, ia tidak luput dari kesalahan, namun ia berkomitmen untuk terus tumbuh (growth) ke arah yang lebih positif di bawah pengawasan Tuhan.

Klarifikasi ini seolah menjadi pesan bahwa masa lalu yang kelam tidak menentukan masa depan seseorang, asalkan ada niat tulus untuk berubah demi orang-orang tersayang. (*/tur)

Related Articles

Back to top button