BeritaEKSEKUTIFPEMKO PALANGKA RAYA

Konflik Timur Tengah Memanas, Wali Kota Fairid Naparin Imbau Warga Palangka Raya Tunda Keberangkatan Umrah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengimbau masyarakat Kota Palangka Raya yang berencana melaksanakan ibadah umrah agar menunda sementara waktu keberangkatannya. Imbauan tersebut di sampaikan menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan sejumlah negara.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang meminta penundaan sementara keberangkatan jemaah umrah demi alasan keamanan. Pemerintah pusat menilai situasi geopolitik di kawasan tersebut masih berisiko dan perlu di antisipasi bersama.

Fairid Naparin menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Oleh karena itu, masyarakat di minta untuk mempertimbangkan kembali jadwal keberangkatan hingga kondisi dinyatakan lebih aman dan kondusif.

“Kami mengimbau seluruh warga Palangka Raya yang telah merencanakan umrah dalam waktu dekat agar menunda keberangkatan sementara. Keselamatan dan keamanan jemaah adalah hal yang paling utama,” ujar Fairid dalam keterangannya, Selasa (3/3/2026).

Ia juga meminta kepada seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan biro perjalanan di Kota Palangka Raya agar proaktif menyosialisasikan imbauan ini kepada calon jemaah. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, agen perjalanan, dan masyarakat sangat penting untuk mencegah potensi risiko di tengah situasi global yang belum stabil.

Sebagaimana di ketahui, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri RI melalui surat bernomor 00519/PK/03/2026/68/11 tertanggal 1 Maret 2026, meminta adanya mitigasi risiko bagi Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk calon jemaah umrah yang akan menuju Arab Saudi. Surat tersebut juga telah di koordinasikan lintas kementerian guna memastikan perlindungan maksimal bagi WNI di luar negeri.

Fairid Naparin menambahkan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus memantau perkembangan situasi internasional melalui koordinasi dengan pemerintah pusat. Apabila kondisi telah di nyatakan aman, masyarakat tentu dapat kembali melaksanakan ibadah umrah dengan tenang dan nyaman. “Kita semua berharap situasi segera membaik. Untuk sementara, mari kita utamakan keselamatan bersama dan mengikuti arahan pemerintah,” tutupnya. (pra)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button