BeritaPalangka RayaUtama

Manakar Antah, Inovasi Baru dalam Pelayanan KIA

Image Image

PALANGKA RAYA-KALTENG.CO, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya kembali melakukan inovasi khususnya dalam pelayanan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), untuk anak didik di bawah 17 tahun, baikit TK/PAUD, SD dan SMP di Kota Palangka Raya. Program inovasi ini disebut Manakar Antah (Nampa Kartu Identitas Anak Itah).
Kepala Disdukcapil H. Afendie menyampaikan, program inovasi itu diharapkan bisa meningkatkan jumlah anak didik yang memiliki KIA. Bahkan, pada Senin (29/3) lalu, Afiendi menyerahkan langsung KIA kepada empat orang perwakilan dari SDN 8 Bukit Tunggal , Gugus II Pendidikan, PAUD Shining Kids School dan TK Rahmat Al Falah.
“Di antara manfaatnay, sebagai identitas diri dalam pemenuhan hak anak, mempermudah pelayanan publik seperti pendidikan, kesehatan, imigrasi dan transportasi, perbankan bahkan akan ada diskon khusus bagi pemilik KIA di mitra yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota,” katanya.


Untuk jumlah KIA yang telah dicetak dalam program yang berkerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya ini mencapai 498 kartu. Berdasarkan data dari sekolah/gugus tugas, KIA yang telah diserahkan kepada 259 anak dan 239 kartu belum didistribusikan. Diharapkan agar dari sekolah/gugus tugas lainnya untuk segera menyampaikan data yang valid ke disdukcapil.
Mengenai ada beberapa KIA yang tidak bisa dicetak, lanjutnya, hal itu disebabkan karena beberapa belum punya akta kelahiran, kartu keluarga diluar domisili dan sudah memiliki KIA. “Dianjurkan untuk yang belum punya akta kelahiran agar segera mengurusnya ke Disdukcapil sedangkan untuk yang KK diluar domisili agar mengurus KIA ditempat domisili serta untuk yang sudah memiliki KIA tidak dicetak ulang untuk menghindari duplikasi,” bebernya.
Diharapkannya, semoga dengan inovasi dari Disdukcapil Kota Palangka Raya ini masyarakat khususnya anak didik dapat lebih terbantu. “Dan misi kami untuk membahagiakan lewat pelayanan adminduk dapat terpenuhi, pungkasnya. (oiq/uni)

Image Image Image Image Image Image Image

Related Articles

Back to top button