BeritaHIBURANHOBIMETROPOLISPangkalan BunPENDIDIKANUtama

Manfaatkan Gadget Sekolah, Siswa SMP GSDI Ini Bikin Komik Legenda Suku Dayak Kalteng

PANGKALAN BUN, Kalteng.co-Dipan (14) siswa SMP Gunung Sejahtera Dua Indah (GSDI) membuat komik cerita rakyat Kalimantan Tengah, Hantuen. Bercerita tentang siluman atau hantu jejadian yang memiliki kemampuan berubah jadi manusia, yang akhirnya menikah dengan seorang manusia asli.

Siswa yang tinggal di Desa Nangamua, Kotawaringin Barat ini, mengungkapkan kesenangannya menggambar dan membuat ilustrasi. Atas binaan guru SMP GSDI, Dipan terinspirasi membuat komik dari cerita rakyat dengan memanfaatkan gadget dari sekolah.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

“Cerita hantuen saya ilustrasikan jadi komik untuk melestarikan kebudayaan masyarakat sini, agar tidak tenggelam oleh zaman,” ungkap siswa bersuku Dayak ini.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Menurutnya, dongeng legenda atau cerita rakyat sudah jarang ditemui, bahkan cenderung tergerus zaman. Komik merupakan salah satu sarana untuk anak seusianya, agar lebih tertarik membaca serta mempelajari budaya, juga legenda masyarakat setempat khususnya Kalimantan Tengah.

Dipan juga bercerita dirinya akan terus melanjutkan pembuatan komik berdasarkan cerita rakyat lainnya yang ada di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dijadikannya hobi di sela-sela kesibukannya bersekolah.

https://kalteng.co

Ia pun berharap banyak yang tertarik dengan cerita rakyat jika dikemas lebih menarik, seperti komik yang dibuatnya.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

“Pembinaan siswa-siswi di SMP GSDI ini selalu kami integrasikan dengan budaya masyarakat setempat, agar anak teredukasi namun juga minat dan bakatnya tetap tersalurkan,” ujar Kepala Sekolah SMP GSDI, Catur Suharsono.(*/tur)

Related Articles

Back to top button