Masuk Selokan, Bocah 9 Tahun Meninggal

MENINGGAL: Petugas Damkar Kobar mengangkat jenazah Bocah 9 tahun yang meninggal akibat masuk kedalaman selokan, Selasa (25/5/2021).DAMKAR KOBAR
MENINGGAL: Petugas Damkar Kobar mengangkat jenazah Bocah 9 tahun yang meninggal akibat masuk kedalaman selokan, Selasa (25/5/2021).DAMKAR KOBAR

PANGKALAN BUN,kalteng.co-Diduga terpeleset saat bermain hujan-hujanan seorang bocah berinisial AM meninggal dunia. Korban terjatuh dan masuk ke dalaman selokan yang ukurannya cukup sempit. Alhasil korban di temukan warga dengan kondisi sudah mengenaskan dan meninggal saat di berikan perawatan di rumah sakit. Kejadian ini sendiri terjadi di Jalan Pangeran Adipati Gang Beringin RT 14 Kelurahan Raja, Pangkalan Bun, Selasa (25/5).

Kabid Damkar Dwi Agus Suhartono, pihaknya mendapatkan informasi justru dari media sosial. Kondisi korban sudah dalam keadaan pucat membiru di seluruh bagian tubuhnya.

Baca Juga:  Bupati Mura Perdie M Yoseph Kunker ke Kalbar, Ini Agendanya


Pasalnya saat itu korban terjebak di kolong selokan dan di perkirakan setengah jam baru bisa di evakuasi. Warga yang sempat memberikan pertolongan langsung melarikan ke rumah sakit agar bisa di tolong. Dokter dan petugas sudah berusaha memberikan pertolongan, tapi nyawa korban tidak terselematkan.

“Korban meninggal pada saat di berikan perawatan di rumah sakit. Saat di bawa, kondisi masih hujan dan di duga korban sendiri main hujan-hujanan,”ujarnya.

Informasi dari keterangan warga, kondisi hujan yang terjadi di wilayah Kabupaten Kobar di manfaatkan bermain oleh anak-anak di sekitar rumahnya. Selang beberapa menit orangtua korban mencari keberadaan sang bocah tersebut.
Mengingat setelah beberapa menit susah tidak berada di lokasi tempatnya bermain. Alhasil karena panik, orang tuanya melakukan pencarian dan mendapati sang anak di dalam selokan.

Baca Juga:  Warga Sulung Minta Perbaikan Jalan

“Selokannya sendiri cukup kecil anak tersebut terbawa arus karena kondisinya banjir. Korban masuk kedalaman selokan sehingga susah keluar dan di duga terjebak di dalamnya,”pungkasnya.(son/uni)