Hari Pahlawan 2025, Ketua Kadin Kalteng Ajak Dunia Usaha Terus Berjuang Bangun Negeri

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 10 November 2025, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Tengah, Dr. H. Rahmat Nasution Hamka, SH., M.Si., MH., CRGP., BCMCP., CRM., menyerukan agar semangat juang para pahlawan dijadikan inspirasi untuk membangun kemandirian ekonomi bangsa.
Menurutnya, perjuangan di masa kini bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan dengan membangun ekonomi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di tengah tantangan global yang semakin berat, semangat kepahlawanan harus diwujudkan melalui ketangguhan dan inovasi di dunia usaha.
“Pahlawan masa kini adalah mereka yang berani berjuang di bidang ekonomi — para pengusaha yang bertahan, berinovasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Rahmat Nasution Hamka di Palangka Raya, Senin (10/11/2025).
Ia menegaskan, sektor dunia usaha memiliki peran penting dalam menopang ketahanan ekonomi nasional. Dengan semangat pantang menyerah, pengusaha lokal harus terus bergerak, menghadapi tantangan, dan beradaptasi terhadap perubahan zaman.
“Semangat pahlawan harus menjadi roh dalam dunia bisnis. Keberanian mengambil risiko, kejujuran dalam berusaha, serta komitmen untuk menyejahterakan rakyat adalah wujud pengabdian bagi bangsa,” tambahnya.
Rahmat juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat perekonomian daerah. Ia menilai, sinergi yang kuat dapat menjadi modal utama dalam mempercepat pembangunan Kalimantan Tengah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Seperti halnya para pahlawan yang berjuang bersama, dunia usaha juga harus bersatu menghadapi tantangan ekonomi. Kita tidak bisa berjalan sendiri — kerja sama dan semangat gotong royong adalah kunci,” tuturnya.
Selain itu, Ketua Umum Kadin Kalteng ini mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi pelaku perubahan dengan berani berwirausaha. Menurutnya, jiwa kewirausahaan adalah wujud nyata semangat pahlawan dalam konteks pembangunan modern.
“Bangsa yang kuat lahir dari generasi yang berani berjuang. Jadilah pahlawan di bidang ekonomi — mulai dari usaha kecil, dari ide sederhana, dan dari tekad yang besar untuk memajukan negeri,” pesannya.
Menutup pernyataannya, Rahmat Nasution Hamka menegaskan bahwa Hari Pahlawan adalah momentum untuk membangkitkan semangat nasionalisme melalui karya nyata dan dedikasi di bidang masing-masing.
“Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita — melalui kerja keras, tanggung jawab, dan pengabdian tanpa batas bagi kemajuan Indonesia,” tutupnya. (pra)
EDITOR: TOPAN



