ALL SPORTBeritaKAWAT DUNIASport

Misi Akhir Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Ujian Ancelotti Tanpa Bintang!

  • Alisson (Kiper): Penjaga gawang Liverpool ini akan menjadi pilar utama di bawah mistar. Dengan dua clean sheet di bawah asuhan Ancelotti, ia bertekad mencetak yang ketiga. Laga ini juga akan menjadi penampilannya yang ke-75 bersama timnas sejak debutnya pada 2015. Pengalaman dan refleksnya akan menjadi kunci untuk menjaga gawangnya dari serangan Alexis Sanchez.
  • Vanderson (Bek Kanan): Pilihan di posisi bek kanan sangat terbatas, membuat Vanderson menjadi opsi terbaik. Meski penampilannya bersama AS Monaco belum meyakinkan, Ancelotti berharap Vanderson dapat memberikan impresi positif dan membuktikan dirinya layak berada di skuad.
  • Marquinhos (Bek Tengah): Kapten Paris Saint-Germain ini adalah pemimpin tak tergantikan di lini belakang Brasil. Berduet dengan Gabriel Magalhaes, Marquinhos akan menjadi tembok kokoh dengan pengalaman segudang yang sangat diandalkan oleh Ancelotti.
  • Gabriel Magalhaes (Bek Tengah): Setelah pulih dari cedera yang membuatnya absen pada Juni lalu, bek Arsenal ini siap menjalani debutnya di bawah asuhan Ancelotti. Tinggi badan dan ketangguhannya akan menjadi aset berharga dalam duel udara maupun darat.
  • Douglas Santos (Bek Kiri): Absennya Alex Sandro membuat Santos menjadi kandidat kuat untuk mengisi pos bek kiri. Penampilannya yang apik bersama Zenit St Petersburg, di mana ia mencetak dua gol dalam dua laga terakhir, membuat momentumnya sangat tepat untuk unjuk gigi.
  • Bruno Guimaraes (Gelandang Bertahan): Gelandang Newcastle United ini sedang berada di puncak performa. Etos kerja dan kekuatan fisiknya akan dimanfaatkan Ancelotti untuk memenangkan duel di lini tengah dan menjaga keseimbangan tim. Ia akan berduet dengan Casemiro, membentuk kombinasi yang seimbang antara kekuatan dan pengalaman.
  • Casemiro (Gelandang Bertahan): Mantan anak emas Ancelotti di Real Madrid ini akan kembali menjadi perisai bagi lini belakang. Meskipun belum mencapai performa puncaknya bersama Manchester United, akurasi umpannya akan menjadi andalan dalam membangun serangan dari belakang.
  • Estevao (Sayap Kanan): Tanpa Vinicius dan Rodrygo, Estevao mendapat kesempatan emas. Pemain berusia 18 tahun ini telah menjelma menjadi salah satu wonderkid paling menjanjikan di dunia. Laga ini adalah panggungnya untuk meyakinkan Ancelotti dan para penggemar bahwa ia pantas masuk skuad utama untuk Piala Dunia 2026.
  • Lucas Paqueta (Gelandang Serang): Kembalinya Paqueta disambut hangat setelah ia berhasil melewati masa sulit. Tampil gemilang dengan tiga gol bersama West Ham United, ia siap menularkan performa terbaiknya ke level tim nasional.
  • Raphinha (Sayap Kiri): Sebagai satu-satunya perwakilan La Liga di skuad kali ini, Raphinha akan mengemban tanggung jawab besar di lini depan. Kreativitas dan kecepatannya akan sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan Chile yang diprediksi akan bermain sangat defensif.
  • Joao Pedro (Striker): Menggantikan Richarlison yang mengecewakan pada laga sebelumnya, Joao Pedro berpotensi memimpin lini depan Brasil. Fleksibilitasnya sebagai striker yang juga bisa menjemput bola akan menjadi senjata rahasia Ancelotti untuk memecah kebuntuan.

Secara keseluruhan, laga ini menjadi ajang pembuktian bagi Ancelotti dan para pemain yang kurang mendapat sorotan. Dengan dominasi di klasemen yang sudah aman, saatnya bagi Selecao untuk menunjukkan bahwa kekuatan mereka tidak hanya bergantung pada bintang-bintangnya.

Mampukah kombinasi pemain senior dan bakat muda ini membawa Brasil meraih kemenangan di laga terakhir kualifikasi? Kita tunggu saja. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button