BeritaMETROPOLISOtomotifPENDIDIKAN

Motor Jawara UPI Jadi Dua Unit Hidrogen Aktif Indonesia, Target Shell Eco Marathon!

Keamanan dan Pemantauan Berbasis IoT

Jawara juga dilengkapi serangkaian fitur modern yang berorientasi pada keamanan dan pemantauan data:

  • Sensor Hidrogen: Dilengkapi sistem cut-off otomatis jika terdeteksi kebocoran gas.
  • Pemantauan IoT: Memungkinkan pemantauan tekanan gas dan suhu secara real-time berbasis Internet of Things.
  • Sistem Keamanan: GPS tracker dan kartu RFID untuk identifikasi, serta kontrol jarak jauh yang memungkinkan mesin dimatikan melalui SMS apabila terjadi pencurian.

🏆 Berawal dari Kompetisi PLN ICE 2024

Proyek motor hidrogen Jawara berawal dari partisipasi tim UPI dalam PLN Innovation and Competition in Electricity (ICE) 2024. Kompetisi perancangan motor hidrogen ini diikuti oleh 30 perguruan tinggi. Tim UPI, bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), terpilih sebagai dua tim terbaik yang mendapatkan pendanaan untuk merealisasikan prototipe.

“Awalnya kami mengusung konsep café racer berpadu desain sport. Sekarang motor ini menjadi satu dari dua unit motor hidrogen aktif di Indonesia,” ungkap Zidan, menyoroti posisi motor Jawara sebagai pelopor.

Dukungan penuh dari UPI, mulai dari akses laboratorium 24 jam hingga dispensasi akademik, menjadi kunci sukses penyelesaian proyek tepat waktu.

Masa Depan Inovasi: Menuju Shell Eco Marathon Asia dan Mobil Hidrogen

Dosen Pembimbing Sriyono menegaskan bahwa inovasi green technology ini adalah fokus utama kampus. “UPI telah berulang kali menjuarai lomba inovasi nasional,” katanya.

Tahun depan, ambisi tim akan dibawa ke kancah internasional. Tim otomotif UPI akan berlaga di ajang Shell Eco Marathon Asia and Middle East 2026 dengan kategori Urban Concept Hydrogen.

Tidak berhenti pada motor, tim ini juga sedang menyiapkan langkah besar berikutnya: merancang prototipe mobil hidrogen dan konsep pembangunan stasiun pengisian hidrogen (hydrogen fuel station).

Langkah inovatif ini merupakan wujud nyata kontribusi UPI terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Poin 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dan Poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim), membuktikan bahwa Indonesia siap menjadi pemain utama dalam revolusi transportasi hidrogen global. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button