KALTENG.CO-Sore ini, Sabtu (16/8/2025) Stadion Sultan Agung di Bantul akan menjadi saksi bisu salah satu duel paling dinanti di pekan kedua BRI Super League 2025/2026.
PSIM Yogyakarta, tim promosi yang penuh kejutan, akan menjamu tim kuat Arema FC. Kedua tim datang dengan modal kemenangan di laga perdana, menjanjikan pertandingan yang seru dan penuh tensi.
Misi Bersejarah PSIM Yogyakarta
Bagi PSIM Yogyakarta, kemenangan 1-0 atas Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo pekan lalu adalah lebih dari sekadar tiga poin. Itu adalah pernyataan tegas bahwa Laskar Mataram siap bersaing di kasta tertinggi. Gol dramatis Ezequiel Vidal di menit ke-90 di hadapan puluhan ribu Bonek menjadi bukti mental baja tim asuhan Kas Hartadi.
Kemenangan ini terasa begitu manis karena ini adalah tiga poin pertama PSIM di BRI Super League, sesuatu yang telah lama dinantikan oleh pendukung setia mereka. Motivasi tinggi ini akan menjadi bekal berharga saat mereka bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri untuk pertama kalinya di musim ini.
Namun, menghadapi tim sekelas Arema FC bukanlah perkara mudah. Pengalaman dan kedalaman skuad Singo Edan bisa menjadi pembeda. Tekanan bermain di kandang sendiri juga bisa menjadi pedang bermata dua; apakah semangat dukungan suporter akan menjadi energi tambahan, atau malah membuat pemain demam panggung?
Untuk mengatasi tantangan ini, PSIM mendapat suntikan amunisi baru. Pemain sayap asal Belanda, Anton Fase, yang kini berusia 30 tahun, diharapkan bisa menambah kreativitas dan ketajaman serangan PSIM.
Arema FC: Ketajaman Sang Singo Edan
Di sisi lain, Arema FC datang ke Bantul dengan kepala tegak setelah menghancurkan PSBS Biak 4-1. Sorotan utama tentu saja jatuh pada striker andalan mereka, Dalberto. Pemain asal Brasil ini menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick di BRI Super League musim ini, menunjukkan betapa berbahayanya ia di depan gawang lawan.
Di bawah asuhan Jen-Paul van Gastel, Arema tampil dengan permainan kolektif yang solid, ditambah dengan ketajaman lini depan yang mematikan. Mereka tentu ingin memanfaatkan momentum ini untuk mencuri poin di markas PSIM dan terus menempel ketat tim-tim di papan atas klasemen.
Prediksi Pertandingan dan Skor
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan seimbang. PSIM akan mengandalkan motivasi dan semangat juang, didukung oleh lautan suporter yang memadati stadion. Sementara itu, Arema akan mengandalkan pengalaman, kedalaman skuad, dan ketajaman Dalberto.
PSIM akan mencoba bermain lepas dan memanfaatkan kecepatan pemain sayapnya untuk menusuk pertahanan Arema. Di lain sisi, Arema akan mencoba mengendalikan permainan di lini tengah dan memanfaatkan setiap celah untuk menciptakan peluang bagi Dalberto.
Mengingat kekuatan dan kelemahan masing-masing tim, pertandingan ini sangat mungkin berakhir imbang. Prediksi skor akhir kemungkinan besar adalah PSIM Yogyakarta 2-2 Arema FC.
Ini akan menjadi hasil yang adil, di mana kedua tim mendapatkan satu poin berharga dan melanjutkan tren positif mereka di awal musim. (*/tur)




