Novel Baswedan Pimpin Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara Polri: Siap Kejar Target!

KALTENG.CO-Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini menjabat Wakil Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara Polri, Novel Baswedan, menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi erat dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) demi mengoptimalkan penerimaan negara.
Penunjukan Novel sebagai Wakasatgassus, sebuah Satgas yang dibentuk langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi sinyal kuat upaya serius Polri dalam mendukung pemasukan kas negara.
Sinergi Polri dan Kemenkeu: Fokus pada Penerimaan Negara
Novel Baswedan menjelaskan bahwa fokus utama kerja Satgassus ini adalah berkolaborasi dengan Kemenkeu, khususnya Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan Itjen Kemenkeu yang berperan sebagai koordinator pengawasan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Karena terkait dengan penerimaan negara, maka kami berdiskusi dan bekerja sama dengan Kementerian Keuangan, yaitu Ditjen Pajak, Ditjen Bea Cukai, dan Itjen Kemenkeu selaku koordinator pengawasan PNBP (penerimaan negara bukan pajak),” kata Novel saat dikonfirmasi pada Rabu (18/6/2025).
Tak hanya dengan Kemenkeu, Novel juga menyebut bahwa pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Inspektorat Jenderal (Itjen) kementerian/lembaga lain. Langkah ini diambil untuk mempercepat dan memaksimalkan optimalisasi penerimaan negara, terutama pada kementerian/lembaga yang memiliki potensi penerimaan negara terbesar.
Harapan besar diletakkan pada kerja sama yang terbangun ini, yaitu perbaikan tata kelola penerimaan negara secara menyeluruh. Meskipun demikian, Novel menekankan bahwa besaran target PNBP yang akan dicapai akan disesuaikan dengan target yang telah ditetapkan oleh Kemenkeu selaku koordinator pengawasan PNBP.
Pembentukan Satgassus: Dukung Pembangunan Nasional
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara ini. Mandat utama Satgassus adalah mendampingi berbagai kementerian untuk meningkatkan penerimaan negara dari berbagai sektor, dengan tujuan akhir mendukung program pembangunan pemerintah.
Anggota Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara, Yudi Purnomo Harahap, menambahkan bahwa Satgassus akan fokus mendampingi kementerian dalam menggenjot penerimaan negara, yang pada akhirnya akan memperkuat program pembangunan Pemerintah.
Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara ini dipimpin oleh Herry Muryanto sebagai Kepala, dengan Novel Baswedan sebagai Wakil Kepala. Yudi Purnomo Harahap optimistis, kehadiran para mantan pegawai KPK yang sudah berpengalaman dalam penanganan kasus korupsi dan ahli tata kelola pemerintahan yang baik—sebelumnya tergabung dalam Satgassus Pencegahan Korupsi—akan sangat mendukung upaya optimalisasi penerimaan negara.
Jejak Satgassus: Identifikasi Masalah dan Solusi di Lapangan
Selama enam bulan terakhir, Satgassus ini telah aktif berkoordinasi dengan berbagai kementerian, termasuk Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Keseriusan Satgassus terlihat dari upaya mereka untuk turun langsung ke lapangan. Contohnya, mereka mengunjungi Pelabuhan di Jawa Timur pada 7-9 Mei 2025 dan Pelabuhan Benoa, Bali, pada 11-13 Juni 2025.
“Satgassus berusaha untuk memetakan masalah dan menawarkan serta mengawal solusi agar PNBP di sektor perikanan meningkat,” pungkas Yudi.
Langkah konkret ini menunjukkan bahwa Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara bukan hanya bekerja di balik meja, tetapi juga aktif mengidentifikasi potensi masalah dan menawarkan solusi langsung di lapangan. Diharapkan, upaya kolaboratif ini akan membawa dampak signifikan pada peningkatan penerimaan negara, demi kemajuan dan pembangunan Indonesia. (*/tur)




