Pasien Covid-19 di Mura Tersisa Satu Orang, Ini Pesan Bupati Perdie M Yoseph

Pasien Covid-19 di Mura Tersisa Satu Orang
KUNKER: Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA bersama rombongan saat melaksanakan kunjungan kerja ke beberapa desa belum lama ini.

PURUK CAHU, Kalteng.co – Jumlah pasien covid-19 yang masih dalam perawatan di RSUD Puruk Cahu memang menyisakan satu pasien, namun kondisi ini diharapkan tidak menjadikan masyarakat lengah dalam penerapan protokol kesehatan saat beraktivitas.

Bupati Murung Raya (Mura) Drs Perdie M Yoseph MA saat di bincangi awak media mengatakan, semakin menurunnya penyebaran covid-19 saat ini bukan menjadi pembenaran tidak di siplinnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan, namun wajib terus di tingkatkan.

“Masyarakat jangan terlena, yang berdampak terhadap potensi peningkatan penyebaran covid-19 kedepan. sehingga penggunaan masker serta disiplin mencuci tangan wajib, menjaga jarak terus menjadi perhatian kita semua khususnya pemerintah daerah dalam upaya memutus rantai penularan virus Corona,” kata Perdie, Selasa (2/11/2021).

Perdie menambahkan, upaya pendisiplinan prokes akan di gelar, agar masyarakat bisa lebih di siplin. “Tim gabungan penindakan akan menggelar razia pendisiplinan prokes. Ini upaya kita agar masyarakat tetap waspada akan potensi kembali terjadinya penyebaran baru covid-19,” ungkapnya lagi.

Hal senada juga di sampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ferdinan Wijaya. yang terus memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang telah secara bertahap di laksanakan di beberapa sekolah.

Baca Juga:  Pengurus PMI Murung Raya Dilantik, Kontribusi Kemanusiaan Dinanti

“Saat ini hampir seluruh sekolah di segala jenjang, telah mulai membuka PTM. Hal ini tetap kita pantau dalam penerapan disiplin Prokes ya guna mengantisipasi penyebaran virus covid-19 ini,” paparnya.

Saat ini pun, lanjutnya, proses vaksinasi bagi anak akan secara bertahap di laksanakan. Agar memberikan kekebalan bagi siswa siswi sekolah terhadap penyebaran virus tersebut.

“Kita berharap dunia pendidikan dapat terus berjalan hingga menuju kondisi normal. Agar mengembalikan semangat bagi suksesnya peningkatan kualitas pendidikan di Murung Raya,” pungkasnya. (tur)