Berita

Pasien Kanker Berisiko Kena Penyakit Jantung

Kanker Bisa Melakukan Pemeriksaan Ekokardiografi

“Selain itu, perlu juga di lakukan pengelolaan dengan pendekatan multidisiplin kardio-onkologi, sebagai upaya pencegahan dan pengobatan pasien kanker yang menghadapi masalah jantung yang di sebabkan oleh terapi pengobatan (CTRCD – Cancer Therapeutic-Related Cardiac Dysfungsion); di antaranya adalah identifikasi terhadap risiko, deteksi, pencegahan, serta pengobatan kardiotoksisitas,” ujarnya.

Yaitu pasien kanker bisa melakukan pemeriksaan Ekokardiografi. Metode ini menjadi metode pilihan untuk mendeteksi kardiotoksik baik sebelum, selama dan sesudah terapi kanker.

“Pemeriksaan ekokardiografi pada pasien kanker di lakukan dengan memperkirakan risiko terjadi kardiotoksisitas berdasarkan stratifikasi risiko, jenis obat terapi, serta radioterapi,” tambah dr. Ario.

Pemeriksaan ekokardiografi menggunakan metode imaging dapat di nilai secara tepat dan akurat. Frekuensi pemeriksaan ekokardiografi pada pasien kanker pun tergantung pada kondisi serta tujuan terapi.

Apabila dalam kondisi stabil dan pasien menjalani kemoterapi teratur sesuai jadwal, maka pemeriksaan ekokardiografi dapat di lakukan setiap 1 tahun sekali.

Namun apabila kondisi pasien memburuk di bulan ke-15 setelah kemoterapi dan di duga berkaitan dengan kardiotoksisitas, maka pemeriksaan ekokardiografi harus di lakukan lebih sering sesuai kebutuhan.

“Untuk pemantauan secara klinis, rekomendasi pemeriksaan ekokardiografi bagi pasien kanker wajib di lakukan minimal 1 kali dalam setahun. Pasien juga di sarankan menggunakan ekokardiografi 3D sebagai pemeriksaan yang optimal dan akurat untuk mendeteksi CTRCD,” tutup dr. Ario.(tur)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co
Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button