Pekerja Bangunan di Palangka Raya Akhiri Hidup dengan Gantung Diri, Menghilang dari Minggu Malam

Kepribadiannya Tertutup
Menurut keterangan Khurotul Ainiyah yang merupakan ibu korban, bahwa anaknya ini terlihat terkahir kali pada pada Minggu malam, sekiara pukul 20.00 WIB. Korban ketika itu pergi meninggalkan rumah tanpa pamit.
“Awalnya saya kira korban (anaknya,red) ini ketika itu pergi ke rumah mbahnya yang tak jauh dari rumah sini,” katanya kepada awak media saat berada di lokasi kejadian.
Di sebutkannya, korban yang kesehariannya bekerja sebagai kuli bangunan ini kepribadiannya tertutup. Ia tidak pernah bercerita apapun kepada keluarga jika sedang ada masalah yang di hadapinya.
“Enggak tahu kenapa, siang ini tadi saya mau mengecek di bagian belakang rumah. Saat itu melihat ada sesuatu warna hitam di pohon, setelah di dekati ternyata itu korban,” paparnya dengan raut wajah sedih.
Sementara itu. Kanit III SPKT Polresta Palangka Raya Ipda Tri Marsono mengungkapkan, pihaknya telah melakukan olah TKP awal dan mengevakuasi korban ke Ruang Kamboja RSUD Doris Sylvanus.
“Sejauh ini tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kami masih melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi untuk mengetahui motif dari peristiwa gantung diri ini,” tandasnya. (oiq)



