BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Kalteng 2025: Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Investasi Desa, menggelar Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Keluarga se-Kalimantan Tengah Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Kahayan Ballroom Swiss-Bel Hotel Palangka Raya pada Selasa (18/5/2025).

Dalam sambutan yang di bacakan oleh Sekretaris Dinas PMD Kalteng, Etty Aprilya, Kepala Dinas PMD Kalteng, H. Aryawan, menegaskan bahwa wanita, terutama ibu rumah tangga, memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian keluarga. “Saat ini, semakin banyak wanita yang turut berkontribusi dalam dunia kerja untuk membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Etty.

Menurutnya, perkembangan zaman telah mendorong partisipasi perempuan dalam sektor ekonomi. Banyak di antara mereka yang berusaha mandiri untuk memenuhi kebutuhan hidup dan tanggungan keluarga melalui usaha sendiri.

“Kondisi ini menunjukkan pentingnya peran perempuan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga. Oleh karena itu, mereka perlu mendapatkan dukungan berupa pelatihan keterampilan berwirausaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saingnya,” tambahnya.

Bahan Bakunya Mudah Diperoleh

Etty menekankan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan wawasan, keterampilan, dan sikap kewirausahaan, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta, baik dalam menambah keterampilan berwirausaha maupun membangun jaringan usaha yang mendukung perkembangan bisnis mereka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Ekonomi dan Investasi Desa, Murtadho Bishri, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini berlangsung mulai 17 hingga 27 Februari 2025. Adapun jenis pelatihan yang di berikan mencakup pembuatan berbagai produk makanan, seperti rempeyek, keripik pisang, kerupuk nasi, dan stik bawang.

“Kami memilih produk ini karena bahan bakunya mudah di peroleh, dapat di produksi secara mandiri, tidak memerlukan modal besar, dan memiliki daya tahan yang cukup lama,” jelasnya. Murtadho berharap para peserta dapat lebih terampil dalam mengelola ekonomi keluarga serta terdorong untuk mengembangkan usaha setelah mengikuti pelatihan ini.

Kegiatan ini turut di hadiri oleh Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkup Dinas PMD Provinsi Kalteng, perwakilan Dinas PMD Kabupaten/Kota, serta peserta dari seluruh wilayah Kalimantan Tengah. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button