Pembangunan Gedung PTA Tunggu Keppres, Pemkab Mura Anggarkan Rp1,5 M

embangunan Gedung PTA Tunggu Keppres
CINDERA MATA : Asisten I Setda Mura Serampang SSos saat menerima cindera mata dari Kepala Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Provinsi Kalteng, Rabu (13/10/2021.

PURUK CAHU, Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Murung Raya, Sarampang menerima kunjungan langsung dari Kepala Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Palangka Raya, H Samparaja beserta rombongan, Rabu (13/10/2021) di Aula Gedung A Setda Mura.

Mewakili Bupati Mura, Perdie M.Yoseph, Asisten I Setda Mura mengakui bahwa saat ini hanya Kabupaten Mura satu-satunya Kabupaten se-Kalteng yang belum memiliki Kantor Pengadilan Agama.

“Oleh karena itu Pemkab Mura akan mendukung penuh adanya percepatan pembangunan Pengadilan Agama ini, sebagai bentuk dukungan kami telah mengganggarkan Rp 1,5 miliar untuk pengadaan lahan melalui APBD tahun 2021 yang telah di hibahkan,” ungkap Sarampang.

Baca Juga:  Sepanjang 2021, Bencana Alam Banjir Terbanyak

Untuk lokasi pembangunan sendiri, telah di siapkan lahan seluas 2 hektar di Jalan Bhayangkara Desa Danau Usung Kecamatan Murung yang akan di lakukan langsung pengecekan oleh Kepala PTA Palangka Raya.

Sementara,Kepala PTA Palangka Raya H Sampraja berikan apresiasi atas respon cepat Bupati Mura yang telah menyiapkan tanah sebelum Pengadilan Agama Murung Raya. Di bentuk secara definitif sedangkan usulan pembentukan Pengadilan Agama sudah masuk ke Menpan RB dan menunggu terbitnya Kepres.

Sehingga di harapkan. Dengan adanya kehadiran Pengadilan Agama di Kabupaten Murung Raya dapat sangat membantu masyarakat karena selama ini masyarakat di Kabupaten Mura. Dalam penyelesaian perkara sidang harus menuju ke Kabupaten Barito Utara.

Baca Juga:  Masjid Terapung Dibangun di Tanah Bumbu Kalsel, Ikon Wisata Religi

“Misalkan saja ada 100 perkara yang masuk dari Kabupaten Murung Raya di Pengadilan Agama Muara Teweh. Di mana setiap 1 perkara mengharuskan hadir 6 orang bisa di bayangkan berapa besar dana yang harus di keluarkan. Untuk keberangkatan 600 orang ke Pengadilan Agama Muara Teweh,” tutupnya.

Di penghujung pertemuan tersebut, di lakukan serah terima cinderamata baik dari Pengadilan Tinggi Agama Palangka Raya maupun dari Pemkab Mura. (tur)