BeritaFAMILYHIBURANLife StyleMETROPOLIS

Bebaskan Diri dari Toxic Family: Mulai Sekarang Juga!

KALTENG.CO-Merasa terjebak dalam hubungan keluarga yang beracun? Jangan khawatir! Artikel ini akan memberikan panduan praktis berdasarkan psikologi untuk membantu Anda menjaga kesehatan mental dan membangun batas yang sehat dengan keluarga.

“Darah lebih kental daripada air” adalah pepatah yang sering kita dengar. Namun, realitas hubungan keluarga seringkali jauh lebih kompleks dan menantang. Keluarga yang beracun dapat menjadi sumber stres yang signifikan dan memengaruhi kesehatan mental kita.

Untungnya, psikologi modern menawarkan berbagai strategi untuk membantu kita menghadapi dinamika keluarga yang sulit. Artikel ini akan membahas tujuh strategi yang dapat Anda terapkan untuk melindungi diri Anda dari dampak negatif keluarga yang beracun, sambil tetap menjaga hubungan yang konstruktif jika memungkinkan.

1. Akui dan Validasi Perasaan Anda

Langkah pertama yang penting adalah mengakui bahwa Anda sedang mengalami situasi yang sulit. Jangan menampik atau mengabaikan perasaan Anda. Dengan mengakui bahwa Anda merasa terluka, marah, atau frustasi, Anda memberikan diri sendiri izin untuk mencari dukungan dan solusi.

2. Tetapkan Batasan yang Jelas

Menetapkan batas yang jelas adalah kunci untuk melindungi diri Anda dari perilaku toxic. Batasan dapat berupa batasan fisik (misalnya, membatasi waktu yang Anda habiskan bersama keluarga), emosional (misalnya, tidak membiarkan diri Anda diintimidasi), atau komunikasi (misalnya, menghindari topik-topik yang memicu konflik).

3. Bangun Jaringan Dukungan

Memiliki teman, pasangan, atau terapis yang dapat Anda percayai sangat penting. Berbagi perasaan Anda dengan orang-orang yang mendukung dapat membantu Anda merasa lebih baik dan mendapatkan perspektif yang berbeda.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button