Karhutla Terus Membara, Agustus Marak Terjadi
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Karhutla terus membara, Agustus marak terjadi. Sebagaimana berdasarkan data dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya.
Terhitung sejak awal Januari – 15 Agustus 2023, tercatat sebanyak 124 kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kota Cantik ini. Peningkatan kejadian ini terasa dalam satu bulan belakangan.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyampaikan, dari ratusan kejadian Karhutla tersebut menyebabkan lahan dan hutan di Kota Palangka Raya yang terbakar seluas 67,98 Hektare (Ha).
“Sampai dengan pertengahan di bulan Agustus ini saja sudah tercatat 43 kasus karhutla, dibandingkan dengan bulan sebelumnya hanyar terdapat 24 kasus. Maraknya karhutla ini juga disebabkan minimnya curah hujan yang mengguyur langit Kota Cantik ini,” katanya, Rabu (16/7/2023) siang.
Dijabarkannya, dari 124 kejadian Karhutla diantara terjadi di Kecamatan Jekan Raya sebanyak 59 kali, Pahandut 15 Kali, Sebangau 43 kali, Bukit Batu 4 kali dan Kecamatan Rakumpit nol atau nihil kejadian Karhutla.
“Untuk total kejadian Karhutla paling banyak, masih terjadi di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Jekan Raya yang berada di peringkat satu dan Kecamatan Sebangau berada di peringkat dua,” paparnya.
Lanjutnya, karhutla kembali terjadi di Kota Palangka Raya, saya mengimbau kepada seluruh kelurahan agar tetap meningkat patroli, pengawasan dan waspada terhadap adanya potensi Karhutla.
“Kami juga mengimbau masyarakat bersama-sama mencegah bencana karhutla. Warga diminta jangan membuka lahan dengan cara dibakar, karena bisa saja nantinya akan dikenakan pidana apabila terbukti melakuknnya,” pungkasnya. (oiq)




