Pemprov Kalteng Tegaskan Pentingnya Sinergi Data dan Program Strategis Pembangunan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menekankan pentingnya integrasi antara pengelolaan data dan pelaksanaan program prioritas pembangunan daerah. Hal ini di nilai sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan arah kebijakan nasional dan daerah menuju pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Penegasan tersebut di sampaikan dalam Rapat Koordinasi Capaian Pembangunan Fisik Semester I Tahun Anggaran 2025, yang di gelar di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (29/7/2025).
Rapat di buka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, yang hadir mewakili Gubernur Kalteng. Dalam arahannya, Herson menekankan perlunya sinergi lintas sektor dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pembangunan.
“Ke depan, Biro Administrasi Pembangunan akan di fokuskan pada evaluasi capaian output dari program strategis, khususnya kegiatan fisik. Sementara Bapperida akan memperkuat perannya dalam perencanaan dan evaluasi outcome, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Herson.
Ia juga menekankan, pentingnya pemanfaatan data statistik yang valid dan akurat sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan. Menurutnya, Badan Pusat Statistik (BPS) akan bertanggung jawab atas penyediaan data statistik dasar, sedangkan data sektoral akan di kelola oleh Bapperida agar pembagian tugas antarinstansi menjadi lebih jelas dan terstruktur.
Evaluasi Ini Akan Menjadi Indikator Penting
Dalam rangka memperkuat pengawasan program pembangunan, Pemprov Kalteng telah membentuk Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA). Tim ini berfungsi untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program strategis, mulai dari tahap perencanaan, proses pengadaan, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.
“Kita juga membahas sejumlah program strategis nasional yang di biayai melalui APBD, seperti Program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih. Semua ini memerlukan perencanaan matang dan koordinasi lintas sektor,” tambah Herson.
Ia mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan di daerah masing-masing. Evaluasi ini akan menjadi indikator penting dalam menilai kinerja OPD secara menyeluruh.
“Dengan sinergi dan komitmen bersama, kita harapkan Kalimantan Tengah dapat terus bertumbuh menjadi provinsi yang Berkah, Maju, dan Sejahtera dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Rapat koordinasi ini turut di hadiri oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Kalteng Akhmad Husain, sejumlah kepala perangkat daerah, serta perwakilan dari pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah. (pra)
EDITOR : TOPAN




