Pengawasan Perizinan dan Pengendalian Inflasi, Asisten Ekbang Kalteng Hadiri Rakor Bersama Mendagri
Rakor ini Dihadiri Oleh Berbagai Pejabat Tinggi
Kenaikan inflasi yoy ini di dorong oleh naiknya harga pada beberapa kelompok pengeluaran, seperti makanan, minuman, dan tembakau (3,69 persen), transportasi (0,76 persen), serta perawatan pribadi dan jasa lainnya (7,27 persen). Sementara itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami penurunan sebesar -8,75 persen. Usai menghadiri rakor, Asisten Ekbang Kalteng, Sri Widanarni, menyoroti angka IPH di Kalteng yang masih berada di angka 3,53 persen, terutama di pengaruhi oleh kenaikan harga cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam.
“Kondisi ini menjadi perhatian bersama, apalagi menjelang bulan Ramadan, di mana harga komoditas seperti beras dan minyak goreng berpotensi naik. Oleh karena itu, perlu langkah antisipatif agar harga tetap terkendali,” ujarnya. Sri Widanarni menekankan, pentingnya persiapan matang dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta menstabilkan harga. Pemerintah akan terus memantau stok pangan serta menggelar pasar murah atau pasar penyeimbang guna meringankan beban masyarakat.
“Pasar murah adalah salah satu solusi untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang Ramadan yang biasanya di ikuti dengan lonjakan permintaan. Selain itu, pengecekan rutin terhadap stok bahan pokok sangat di perlukan untuk mencegah kelangkaan dan kenaikan harga yang berlebihan,” pungkasnya.
Rakor ini di hadiri oleh berbagai pejabat tinggi, antara lain Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, Wakil Mendagri Bima Arya Sugiarto, Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Febry Calvin, serta Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi.
Selain itu, hadir pula Dir jen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Suwandi, Sahli Panglima TNI Brigjen TNI Ito Hediarto, serta para Gubernur, Bupati, dan Wali Kota se-Indonesia. Dari Ruang Rapat Bajakah, hadir Plh. Karo Ekonomi Fanny Kartika Octavianti serta perwakilan perangkat daerah lingkup Provinsi Kalteng dan kepala instansi vertikal di Kalteng. (pra)
EDITOR : TOPAN




