BeritaEKSEKUTIFPEMKO PALANGKA RAYA

Pengurangan TKD, Pemko Palangka Raya Fokus Efisiensi dan Prioritas Pembangunan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) secara nasional sebesar Rp155 triliun berdampak langsung pada anggaran pemerintah daerah di seluruh Indonesia, termasuk Kota Palangka Raya.

Berdasarkan data, pengurangan TKD yang diterima Kota Palangka Raya mencapai Rp253 miliar. Kondisi ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) harus menata ulang strategi dan arah kebijakan anggarannya.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menegaskan, bahwa langkah penyesuaian menjadi keniscayaan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Penyesuaian-penyesuaian pasti akan dilakukan, baik strategi maupun pengelolaan anggaran. Tentu hal ini akan berpengaruh pada berbagai sektor, termasuk pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Fairid menjelaskan, efisiensi belanja operasional akan menjadi fokus utama. Pemko juga akan mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah serta membuka peluang kerja sama dengan pihak ketiga sebagai solusi penunjang.

Selain efisiensi, Pemko Palangka Raya juga berkomitmen memperjuangkan berbagai program dari pemerintah pusat, terutama di bidang pembangunan infrastruktur, agar dapat menutup sebagian kekurangan akibat pemangkasan TKD.

Lebih lanjut, Fairid tidak menampik bahwa keterbatasan anggaran akan berdampak pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya terkait peningkatan infrastruktur jalan dan drainase.

“Banyak aspirasi masyarakat yang meminta perbaikan jalan dan drainase. Namun dengan adanya kebijakan penyesuaian TKD, tentu perlu pengaturan ulang agar semua tetap bisa berjalan,” pungkasnya. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button