
KALTENG.CO-Atmosfer berbeda bakal tersaji di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 akan mempertemukan Dewa United Banten FC vs Borneo FC Samarinda, Minggu (22/2) malam. Laga ini menjadi spesial karena merupakan pertandingan perdana Anak Dewa di Bulan Suci Ramadhan musim ini.
Bermain di bawah lampu stadion saat malam Ramadhan diyakini memberikan energi ekstra bagi skuad asuhan pelatih Dewa United. Dukungan penuh dari suporter yang memadati tribun diharapkan menjadi pemain ke-12 yang menjaga konsistensi performa tim di jalur kemenangan.
Kesiapan Damion Lowe: Bugar dan Siap Tempur
Dalam sesi pre-match press conference pada Sabtu (21/2) sore, bek tengah andalan Dewa United asal Jamaika, Damion Lowe, menegaskan bahwa kondisi internal tim sangat kondusif. Lowe yang tampil semakin solid di lini belakang mengaku berada dalam level kebugaran fisik yang optimal.
”Semua berjalan dengan baik sejauh ini. Saya merasa lebih bugar dari sebelumnya setelah mengikuti latihan bersama tim,” ujar Lowe sebagaimana dikutip dari laman resmi liga.
Fokus pada Adaptasi dan Komunikasi
Menghadapi tim agresif seperti Borneo FC, Lowe menekankan pentingnya organisasi pertahanan yang disiplin. Baginya, kunci utama untuk meredam serangan lawan adalah pemahaman sistem permainan dan komunikasi antar pemain.
Pematangan Taktik: Intensitas latihan sepekan terakhir difokuskan pada skema transisi.
Adaptasi Cepat: Lowe terus berupaya memahami karakter rekan duetnya di lini belakang.
Instruksi Pelatih: Menerjemahkan strategi pelatih ke dalam lapangan secara presisi.
”Saya berusaha mengikuti setiap arahan dari para pelatih semaksimal mungkin. Saya juga mencoba beradaptasi dengan rekan-rekan setim dan memahami sistem permainan dengan lebih baik,” tambahnya.
Mengantisipasi Agresivitas Borneo FC
Borneo FC Samarinda dikenal sebagai tim dengan organisasi permainan yang rapi dan serangan balik yang mematikan. Menyadari hal tersebut, Dewa United telah menempa fisik para pemain dengan intensitas tinggi sepanjang persiapan.
Lowe menyatakan bahwa tim tidak hanya siap secara taktik, tapi juga secara mental. Laga ini dianggap sebagai momentum krusial untuk memperbaiki posisi di klasemen paruh musim kedua.
Persiapan Akhir Dewa United:
Sesi Latihan Intensitas Tinggi: Perpaduan antara fisik dan pematangan strategi.
Fokus Penuh: Menjaga konsentrasi dari menit awal hingga peluit akhir.
Disiplin Posisi: Meminimalisir kesalahan di area berbahaya.
”Hari ini menjadi sesi persiapan terakhir sebelum pertandingan. Saya merasa fokus, begitu juga dengan tim. Intinya kami sudah siap menghadapi Borneo FC,” tegas bek bertubuh kekar tersebut.
Momentum di Tengah Bulan Suci
Pertandingan malam ini bukan sekadar perburuan tiga poin. Ini adalah tentang bagaimana Dewa United mampu beradaptasi dengan ritme kompetisi di bulan puasa. Kemenangan di Indomilk Arena akan menjadi kado Ramadhan yang indah bagi para pendukung setia yang hadir langsung maupun yang menyaksikan dari rumah.
Dewa United bertekad menampilkan permainan atraktif namun tetap efektif demi mengamankan poin penuh dan menjaga tren positif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (*/tur)




