BeritaPEMKAB LAMANDAU

Peringatan HLH di Lamandau, Bupati: Momentum Menjaga Hutan

NANGA BULIK, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dengan penanaman pohon bersama pelaku dunia usaha, Kecamatan, dan Kelurahan/Pemerintah Desa.

Kegiatan yang dipusatkan di wilayah kawasan bernilai konservasi tinggi PT Pilar Wanapersada, di lima lokasi, yakni, Bukit Bolau, Lajah Manah, Ombut, Kakalau, Bukit Pendulangan, Senin (6/6/2022).

Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Satu bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Lamandau, Muriadi, mengatakan kegiatan ini sangat penting dalam rangka mencegah bencana akibat perubahan iklim serta untuk menjaga hutan dan  keanekaragaman hayati di Kabupaten Lamandau.

“Perlu saya sampaikan bahwa agenda hari ini sangat penting bagi bapak ibu sekalian, karena ini adalah momen bagi kita, karena kita tidak bisa mengembalikan waktu, tapi kita bisa menanam pohon, menghijaukan alam dan lingkungan mengubah pola konsumsi membersihkan sungai serta berbagai aktivitas positif lainnya demi menjaga dan merawat lingkungan,” ujar Asisten Satu bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Lamandau, Muriadi, Senin (6/6/2022).

Muriadi menjelaskan, hutan sebagai bagian dari sumber daya alam, memiliki arti penting dan mempunyai peranan dalam berbagai aspek kehidupan sosial pembangunan dan lingkungan hidup.

“Banyak hal yang mempengaruhi terkait seperti kebakaran hutan dan pembalakan dia sehingga deporestasi seperti kebakaran hutan, dan pembalakan liar, sehingga deforestasi telah mempunyai dampak serius bagi kehidupan manusia dan  makhluk hidup,” jelasnya.

Sementara itu, Plantation Head PT Pilar Wanapersada Bambang Supriyadi, menyampaikan, pihaknya  bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lamandau berinisiatif melakukan aksi nyata, dalam rangka peringatan hari lingkungan hidup sedunia, dengan melaksanakan penanaman pohon bersama dikawasan konservasi PT Pilar Wanapersada.

“Total ada 1.200 hektar lahan yang dijadikan sebagai area konservasi, yang tersebar di lima lokasi, sebagai upaya menjaga area konservasi tersebut  kami juga rutin melaksanakan monitoring secara berkala baik tanaman tumbuh maupun satwa didalamnya dengan menggandeng pemerintah desa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan konservasi tersebut,” kata Bambang.

Ditambahkannya, diperlukan sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga area konservasi, tidak terkecuali dukungan dari masyarakat. “Maka dari itu kegiatan hari ini juga kita laksanakan dengan melakukan deklarasi bersama Pemerintah Daerah, Kecamatan, Desa, serta masyarakat adat setempat,” pungkasnya. (lan)

Related Articles

Back to top button