Perkuat Pasokan Listrik Kalimantan, PLN Tambah Pasokan Listrik 1,8 MW dari Pembangkit EBT Excess Power

Diketahui, selain penandatanganan kontrak perdana excess power PT Tapian Nadenggan sebesar 1.800 kilo Watt (kW), PLN UID Kalselteng juga memperpanjang kontrak perjanjian 6 Pembangkit EBT swasta lain dengan total daya 8.800 kW diantaranya PLTBg Sawit Graha Manunggal, PLTBg Unggul Lestari, PLTBg Maju Aneka Sawit, PLTBg Sukajadi Sawit Mekar, dan PLTBm Korintiga Hutani. Hal ini menjadi terobosan pemenuhan energi, sehingga PLN tidak perlu membangun pembangkit baru dan solusi memperkuat pasokan listrik di daerah isolated.
Apresiasi kepada PLN diungkapkan Direktur PT Tapian Nadenggan Budhi Dharmawira. “Mewakili perusahaan, kami mengucapkan terima kasih bahwa mulai hari ini, perusahaan kami menjadi bagian dari upaya besar PLN untuk menerangi seluruh pelosok tanah air, khususnya di Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Ia lebih lanjut mengatakan, transformasi energi listrik menggunakan EBT, dan akselerasi ekonomi berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi perubahan yang sangat penting untuk perubahan ekonomi yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah.
Kehadiran program ini merupakan langkah nyata PLN menjawab persoalan global guna wujudkan Indonesia yang bersih dan kemandirian energi, sehingga meningkatkan kapasitas ketahanan energi nasional, sesuai dengan prinsip Environmental Social Governance (ESG). (*/tur)



