Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, SE, MSi, memberi pembekalan pada peserta KKN Kebangsaan di Aula Palangka UPR.PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE., M.Si memberikan pembekalan pada peserta KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS PTN Barat tahun 2022, dengan mengusung materi Kearifan Lokal Kalteng, di Aula Palangka UPR, Rabu (20/7/2022).
Andrie Elia mengingatkan seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan peserta KKN Kebangsaan di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau untuk mengenal dan menghormati kearifan lokal masyarakat setempat.
“Ada empat pilar yang menjadi soko guru tegaknya budaya betang yakni jujur, setara, kekeluargaan dan abdi/taat hukum. Namun yang harus di ingat, seluruh peserta wajib mengenal dan menghormati kearifan lokal serta adat istiadat masyarakat di lokasi KKN Kebangsaan,” ucapnya.
Di jelaskannya, kejujuran adalah nilai tertinggi dan dari nilai ini lahirlah azas-azas hukum kesetaraan, kebersamaan/ke keluargaan dan gotong royong sebagai inti dari norma hukum yang berfungsi sebagai pedoman perilaku yang di simbolkan dengan budaya Huma Betang atau Huma Hai.
“Bersumber dari Huma betang atau Huma Hai, lahirlah manusia (orang Dayak) sebagai bumi putera dari ibu pertiwi. Filosofi ini memunculkan pola pikir bahwa antara manusia dan alam semesta yaitu bumi, air, udara. Dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya mempunyai hubungan yang bersifat abadi,” terangnya.
Kendati demikian, ia berharap seluruh peserta KKN Kebangsaan X dan KKN Bersama BKS. PTN Barat untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya selama kegiatan berlangsung.
“Tujuan awal di laksanakannya kegiatan KKN adalah supaya mahasiswa bisa mendapatkan pengalaman sekaligus mengimplementasikan Ilmu secara langsung di masyarakat. Oleh karena itu laksanakanlah tugas dan kewajiban selama kegiatan berlangsung di lokasi KKN. Yang telah di tentukan sekaligus jaga nama baik universitas,” tutupnya. (ina)