
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Panitia Hari Besar Gerejawi (PHBG) Jemaat GKE Rajawali terus mematangkan persiapan menyambut Perayaan Paskah Tahun 2026 yang akan digelar pada Minggu, 12 April 2026 di Gereja Asi, Jalan Sapan VII No. 01 Palangka Raya. Berbagai aspek teknis hingga rangkaian acara telah dibahas secara rinci dalam rapat panitia yang dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026.
Rapat yang dihadiri oleh unsur Majelis Jemaat, panitia inti, serta koordinator seksi ini menghasilkan sejumlah keputusan penting demi memastikan kelancaran ibadah dan perayaan Paskah yang penuh makna dan tertib. Mulai dari penataan tempat duduk tamu undangan, kesiapan konsumsi, dekorasi, hingga teknis penyambutan tamu menjadi perhatian utama dalam pembahasan tersebut.
Ketua Panitia PHBG Tahun 2026, Sri Wanti, menyampaikan bahwa seluruh panitia berkomitmen menghadirkan perayaan yang tidak hanya khidmat, tetapi juga memberikan kesan mendalam bagi seluruh jemaat dan tamu undangan yang hadir.
“Kami ingin memastikan bahwa Perayaan Paskah tahun ini berjalan dengan baik, tertib, dan penuh sukacita. Semua seksi telah kami libatkan secara maksimal agar setiap detail, mulai dari ibadah hingga acara tambahan, dapat terlaksana sesuai rencana,” ujar Sri Wanti, Selasa (7/4/2026).
Ia juga menambahkan, pihak panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, seperti tenda tambahan di area gereja, dekorasi tematik Paskah, serta konsumsi bagi tamu dan jemaat. Bahkan, untuk menambah semarak acara, panitia juga menyediakan door prize yang berasal dari dukungan internal panitia dan donatur.
“Partisipasi jemaat juga sangat kami harapkan, baik dalam kehadiran maupun dalam berbagi berkat melalui door prize. Ini menjadi bagian dari kebersamaan kita dalam merayakan kemenangan Kristus,” tambahnya.
Dalam perayaan tersebut, panitia juga berencana mengundang sejumlah pejabat daerah, seperti perwakilan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Kota Palangka Raya, hingga unsur kepolisian. Kehadiran para tamu undangan ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara gereja dan pemerintah serta masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua MPH Jemaat GKE Rajawali, Pdt. Tom Chandra, M.Th, menegaskan bahwa makna Paskah harus menjadi refleksi iman bagi seluruh jemaat, bukan sekadar perayaan seremonial semata. “Paskah adalah momentum kemenangan atas maut dan harapan baru bagi kehidupan kita. Karena itu, kami mengajak seluruh jemaat untuk tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga mempersiapkan hati dalam iman dan pengharapan kepada Tuhan,” ungkap Pdt. Tom Chandra.
Kerja Sama Yang Baik Ini Adalah Cerminan Pelayanan Yang Hidup Dalam Jemaat
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan baik dan terstruktur. Menurutnya, kolaborasi antar panitia dan jemaat menjadi kunci utama suksesnya perayaan tersebut. “Kerja sama yang baik ini adalah cerminan pelayanan yang hidup dalam jemaat. Kami percaya, dengan kebersamaan, perayaan ini akan membawa berkat bagi banyak orang,” lanjutnya.
Adapun rangkaian kegiatan akan diawali dengan ibadah pagi pada pukul 08.00 WIB, dilanjutkan dengan acara perayaan pukul 10.00 WIB hingga selesai. Susunan acara meliputi pembukaan, laporan ketua panitia, penampilan paduan suara, sambutan dari sejumlah tokoh, penyerahan hadiah lomba, hingga pengundian door prize.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait dalam pengaturan lalu lintas serta keamanan, termasuk penyediaan petugas parkir dan penataan area gereja.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Perayaan Paskah 2026 di Jemaat GKE Rajawali diharapkan menjadi momen penuh sukacita, kebersamaan, dan penguatan iman bagi seluruh jemaat serta masyarakat yang hadir. (pra)




