ALL SPORTBeritaNASIONALSport

Polisi Beri Lampu Hijau, Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung Boleh Digelar di GBK! Ini Syaratnya

KALTENG.CO-Kabar yang dinanti-nantikan oleh para pendukung setia Persija Jakarta akhirnya menemui titik terang. Duel bertajuk “Derbi Indonesia” antara Persija Jakarta vs Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 berpeluang besar digelar di markas keramat, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Kepastian ini menjadi angin segar bagi skuad Macan Kemayoran yang sempat dipusingkan dengan urusan pemilihan venue kandang di penghujung musim.

Lampu Hijau dari Pihak Kepolisian

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Tauhid Indrasjarief—atau yang akrab disapa Bung Ferry—menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk mengamankan perizinan. Persija tercatat mengajukan izin penggunaan SUGBK untuk tiga laga kandang krusial, yaitu:

  1. Persija vs Persis Solo (Senin, 27/4)

  2. Persija vs Persib Bandung (Minggu, 10/5)

  3. Persija vs Semen Padang (Sabtu, 23/10)

Bung Ferry mengungkapkan bahwa SUGBK menjadi opsi tunggal saat ini, mengingat Jakarta International Stadium (JIS) sedang masuk dalam periode perawatan.

“Insyaallah lawan Persib dan Semen Padang di sini (SUGBK). Karena memang ini yang paling disukai tim. Pilihan utamanya tinggal GBK, tidak ada yang lain,” ujar Bung Ferry  kepada awak media pada Senin,(27/4/2026).

Menariknya, Bung Ferry menyebut bahwa pihak kepolisian justru memberikan dukungan penuh agar Persija tetap bermain di Jakarta. Pihak berwajib menilai pengamanan akan lebih efektif jika pertandingan digelar di Jakarta daripada harus berpindah-pindah ke luar kota.

Syarat Mutlak: Ketertiban Jakmania

Meski lampu hijau sudah terlihat, ada catatan penting dari pengelola GBK. Izin tidak dikeluarkan secara borongan, melainkan per pertandingan dengan sistem evaluasi. Artinya, kelancaran laga melawan Persis Solo akan menjadi penentu apakah izin laga kontra Persib Bandung akan diterbitkan atau tidak.

Bung Ferry pun memberikan pesan tegas sekaligus menyentuh kepada Jakmania untuk menjaga perilaku selama di stadion. Berikut adalah poin-poin yang dilarang keras demi menjaga izin stadion:

  • Penggunaan Flare dan Petasan: Hal ini mutlak dilarang sesuai regulasi.

  • Aksi Lempar Botol: Menghindari kericuhan di area tribun maupun lapangan.

  • Invasi Lapangan: Larangan keras bagi suporter untuk turun ke area pertandingan.

“Saya berharap yang hadir benar-benar mendukung supaya pertandingan lancar. Hal-hal yang dilarang regulasi jangan dilanggar. Kita harus menahan diri supaya bisa main di sini sampai akhir musim, karena kita tidak punya pilihan stadion lain,” tegas Bung Ferry.

Mengapa Laga di SUGBK Begitu Krusial?

Bagi Persija, bermain di SUGBK bukan sekadar masalah teknis lapangan, melainkan soal mentalitas dan gengsi. Melawan Persib Bandung di hadapan puluhan ribu suporter sendiri di pusat ibu kota memberikan suntikan motivasi yang berlipat ganda bagi para pemain.

Kini, bola ada di tangan para pendukung. Keamanan dan kenyamanan stadion saat menjamu Persis Solo akan menjadi kunci utama pembuka gerbang SUGBK untuk duel klasik melawan Maung Bandung pada Mei mendatang. (*/tur)

Related Articles

Back to top button