Produksi Jagung Mencapai 14,1 Ton Per Hektare, di Kecamatan Maliku Kabupaten Pulang Pisau
Edy juga berharap, dengan pengembangan jagung di wilayah Maliku selain dapat meningkatkan produksi jagung dan pendapatan petani juga diharapkan dapat mampu memenuhi kebutuhan jagung di tingkat kabupaten, provinsi atau bahkan tingkat nasional.
Bupati juga mengaku, pemerintah juga terus mendorong peningkatan hasil produksi pertanian. “Tidak hanya tanaman pangan seperti padi, namun juga komoditi lain seperti kacang, kedelai dan jagung,” ungkap dia.
Jika produksi pertanian tersebut bagus, maka ketergantungan terhadap daerah lain atau negara lain dapat ditekan. “Untuk itu pemerintah kabupaten Pulang Pisau selalu mendorong pengembangan pertanian sesuai dengan potensi. Kalau cocok untuk jagung atau tanaman palawija, kami akan terus mendorong. Sehingga pengembangan pertanian sesuai karakteristik lahan,” tandasnya. (art)




