BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Program 100 Hari Kerja Huma Betang: Gubernur Agustiar Sabran Wujudkan Kalteng BERKAH dengan Aksi Nyata

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sejak di lantik pada awal 2025, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur H. Edy Pratowo langsung tancap gas bekerja membangun daerah. Tanpa menunggu waktu lama, keduanya menghadirkan semangat kerja cepat melalui Program 100 Hari Kerja Huma Betang, yang kini mulai membuahkan hasil nyata hingga ke pelosok desa.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, program ini bukan sekadar simbol atau pencitraan, melainkan wujud komitmen serius dalam membangun Kalteng yang lebih maju dan sejahtera.

“Seratus hari pertama bukan tentang waktu yang panjang, tapi tentang langkah awal yang menentukan. Sejak hari pertama, kami memilih langsung bekerja, bukan berteori. Rakyat tidak menunggu janji, rakyat menunggu bukti,” tegas Gubernur saat menyampaikan capaian program, Jumat (5/7/2025).

Program 100 Hari Kerja Huma Betang di rancang selaras dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Isinya mencakup sejumlah prioritas pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti:
1. Pembukaan akses internet di daerah terpencil
2. Penurunan harga kebutuhan pokok
3. Perbaikan infrastruktur jalan
4. Bantuan untuk petani, nelayan, serta sektor pendidikan
5. Sinkronisasi dan efisiensi APBD
6. Penataan birokrasi yang adaptif dan responsif
7. Percepatan program makan bergizi gratis
8. Implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera untuk layanan pendidikan, kesehatan, dan pasar murah.

Selain itu, program ini juga mencakup penanganan konektivitas antarwilayah, seperti perbaikan jalan Palangka Raya–Kuala Kurun, peningkatan layanan digital di pedalaman, pengangkatan tenaga P3K, hingga penguatan sistem mitigasi bencana kebakaran hutan dan banjir.

Capaian 100 Persen: Hasil Nyata yang Dirasakan Masyarakat

Program 100 Hari Kerja ini telah d ilaksanakan sejak 20 Februari hingga 30 Mei 2025, dan berhasil mencapai 100 persen target pelaksanaan. Capaian ini bukan sekadar angka administratif, tetapi telah di wujudkan dalam bentuk layanan, infrastruktur, dan solusi nyata yang di rasakan langsung oleh masyarakat Kalimantan Tengah.

Usai menyelesaikan program tersebut, Gubernur Agustiar Sabran terus melanjutkan agenda pembangunan melalui kunjungan kerja ke berbagai kabupaten dan desa. Ia menyerap aspirasi langsung dari masyarakat, meninjau infrastruktur, serta memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Kerja nyata tidak berhenti di 100 hari. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan lahir dari suara masyarakat,” ujar Gubernur dalam kunjungan ke wilayah pedalaman.

Sidak, Pelayanan Publik, dan Ketegasan soal Ijazah

Dalam upaya meningkatkan pelayanan publik, Gubernur juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah instansi, seperti Bapenda, RSUD, dan Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, bersih, dan ramah, serta profesionalisme ASN dalam melayani masyarakat.

Gubernur juga mengambil sikap tegas terhadap praktik penahanan ijazah siswa karena tunggakan biaya. Ia menyatakan bahwa tidak boleh ada lagi penahanan ijazah, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Huma Betang Night: Dorong UMKM dan Budaya Lokal

Sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi lokal, Gubernur Agustiar Sabran juga menggagas Huma Betang Night, sebuah inisiatif mingguan yang menghadirkan pasar malam rakyat, pertunjukan seni budaya, serta ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

“Huma Betang Night adalah wadah pelestarian budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kita ingin dukung UMKM dan melestarikan kearifan lokal dalam bingkai NKRI,” ungkap Gubernur saat menghadiri Huma Betang Night pekan keempat, Sabtu (5/7/2025) malam.

Menuju Indonesia Emas 2045

Semangat kerja cepat, gotong royong, dan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat menjadi fondasi kuat dalam visi Kalteng BERKAH menuju Indonesia Emas 2045. Dengan sinergi bersama Forkopimda, pelaku usaha, tokoh adat, dan generasi muda, Pemprov Kalteng terus melangkah menciptakan pemerintahan yang inklusif, transparan, dan berorientasi pada hasil. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button