Program Makan Bergizi Gratis di Katingan Terganjal? DPRD Pertanyakan Realisasi dan Urgensi Pemenuhan Gizi Pelajar

KASONGAN, Kalteng.co-Program makan bergizi gratis bagi anak sekolah, sebuah inisiatif mulia dari Pemerintah Pusat untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar, kini menjadi sorotan tajam di Kabupaten Katingan.
Pasalnya, hingga pertengahan Juni 2025, program yang diharapkan membawa dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak tersebut belum juga terealisasi di wilayah ini.
Anggota DPRD Kabupaten Katingan, H. Fahmi Fauzi, menyuarakan pertanyaan dan kekhawatirannya kepada awak media pada Rabu (18/6/2025).
“Sampai saat ini program makan bergizi gratis belum terealisasi di wilayah kita,” ujar H. Fahmi.
Pertanyaan di Balik Penundaan: Urgensi Gizi Generasi Muda Katingan
H. Fahmi Fauzi secara terang-terangan mempertanyakan alasan di balik penundaan pelaksanaan program ini.
Menurutnya, program makan bergizi gratis digagas untuk menunjang asupan gizi pelajar, yang secara langsung diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak di Katingan.
Ketiadaan implementasi program di lapangan ini menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran yang mendalam, terutama mengingat urgensi pemenuhan gizi bagi generasi muda Katingan. Asupan gizi yang cukup dan berkualitas adalah fondasi penting bagi kecerdasan, kesehatan, dan produktivitas anak-anak di masa depan.
Prioritas Peningkatan Kualitas SDM dan Permintaan Tindak Lanjut
Sebagai politisi dari Partai NasDem, H. Fahmi Fauzi menekankan bahwa program makan bergizi gratis seharusnya menjadi prioritas utama bagi pemerintah daerah. Manfaat potensialnya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Katingan sangatlah besar.
Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan lebih fokus dalam belajar, memiliki daya tahan tubuh yang kuat, dan pada akhirnya dapat berkontribusi maksimal bagi kemajuan daerah.
Oleh sebab itu, DPRD Kabupaten Katingan, melalui H. Fahmi, meminta pemerintah daerah untuk segera memberikan penjelasan dan langkah konkret terkait jadwal serta mekanisme pelaksanaan program makan bergizi gratis ini.
“Kami meminta pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini guna memastikan bahwa program yang sangat bermanfaat ini tidak lagi tertunda dan dapat segera dinikmati oleh para pelajar di Kabupaten Katingan,” pungkas H. Fahmi.
Harapannya, dengan adanya desakan ini, pemerintah daerah dapat bergerak cepat memastikan hak anak-anak Katingan atas gizi yang layak segera terpenuhi. (eri)




