BeritaEKSEKUTIFPEMKO PALANGKA RAYA

Rakornas II dan Rakernas IV KSPSI 2026 Tegaskan Penguatan SDM dan Revisi UU Ketenagakerjaan

JAKARTA, Kalteng.co – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) yang digelar pada 12–14 Februari 2026 di Jakarta menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), mendorong penyempurnaan Undang-Undang Ketenagakerjaan, serta meningkatkan kesejahteraan anggota melalui penguatan koperasi.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KSPSI, Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Anggota (PP SPA), hingga Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja (PD FSP) dari berbagai provinsi di Indonesia.

Rakornas dan Rakernas ini menjadi forum konsolidasi tahunan untuk menyatukan visi, misi, serta langkah strategis perjuangan buruh dalam menghadapi dinamika ketenagakerjaan nasional yang terus berkembang.

Empat Program Prioritas KSPSI 2026

Dalam forum tersebut, disepakati empat fokus utama program kerja KSPSI tahun 2026. Pertama, penguatan pendidikan dan diklat kader. Peningkatan kualitas SDM pengurus dan kader dinilai menjadi fondasi utama organisasi agar lebih profesional dan adaptif terhadap perubahan regulasi serta tantangan hubungan industrial.

Kedua, mendesak pemerintah untuk segera melakukan penyempurnaan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Regulasi ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap hak-hak buruh sekaligus menciptakan kepastian hukum dalam hubungan kerja.

Ketiga, peningkatan kesejahteraan anggota melalui pengembangan koperasi serikat pekerja. Koperasi dinilai dapat menjadi instrumen ekonomi berbasis solidaritas yang memberi manfaat langsung kepada anggota, mulai dari akses pembiayaan hingga kebutuhan pokok.

Keempat, peningkatan kemitraan dengan pemerintah pusat dan daerah. Sinergi ini dinilai penting guna memperkuat dialog sosial serta menjaga stabilitas hubungan industrial di berbagai sektor.

Suara Daerah

Ketua Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (FSP Parekraf) Kalimantan Tengah, Adhie, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD KSPSI Kalteng, menilai Rakornas dan Rakernas tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran serikat pekerja di daerah.

Menurutnya, hasil forum nasional ini akan segera ditindaklanjuti melalui konsolidasi internal dan penguatan program kerja di tingkat provinsi.

“Rakornas dan Rakernas KSPSI bukan sekadar agenda internal organisasi, tetapi juga ruang strategi untuk memperkuat posisi tawar pekerja dalam hubungan industrial dan kebijakan ketenagakerjaan nasional,” ujar Adhie.

Ia menambahkan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terus berkembang juga memerlukan perhatian khusus dalam kebijakan ketenagakerjaan, terutama terkait perlindungan pekerja informal dan berbasis proyek.

Peran Strategis KSPSI

Sebagai salah satu konfederasi serikat pekerja terbesar di Indonesia, KSPSI selama ini aktif dalam dialog ketenagakerjaan bersama pemerintah dan lembaga legislatif. Organisasi ini kerap terlibat dalam pembahasan regulasi ketenagakerjaan serta isu perlindungan sosial pekerja.

Melalui Rakornas II dan Rakernas IV tahun 2026 ini, KSPSI menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak buruh secara konstitusional dan memperkuat kapasitas organisasi dari pusat hingga daerah. (pra)

Related Articles

Back to top button