BeritaPalangka Raya

Ratusan Miliar PAD Kalteng dari Rotan Diduga Bocor, Apa Penyebabnya?

“Coba hitung saja bahwa setiap harinya berapa truk pengangkut rotan yang melintas di di ruas trans-Kalimantan ke arah Banjarmasin Kalteng, rerata perkiraan saya tidak kurang dari 8 ton, belum lagi yang dikirimkan melalui jalur laut di pelabuhan Sampit,”kata Jamalun yang sering terlibat dalam pendampingan pengembangan sektor rotan di Provinsi Kalteng.

Diakui Jamalun, dibandingkan potensi alam lainnya seperti perkebunan, pertambangan maupun perkayuan, rotan seolah menjadi anak tiri. Alih-alih mengembangkan kebun-kebun rotan yang sudah ada, pemerintah justru membuka peluang masuknya investor perkebunan dan pertambangan. Sehingga yang terjadi adalah alih fungsi lahan rotan menjadi tanaman monokultur maupun pertambangan. (tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button