Royal Enfield Classic 650 Resmi Meluncur di Indonesia: Moge Klasik 650cc Terbaru

KALTENG.CO-Para penggemar motor gede (moge) bergaya klasik di Indonesia kini mendapatkan suguhan istimewa. Royal Enfield Classic 650 resmi diluncurkan di Tanah Air pada 17 Juli 2025 di Jakarta, segera menarik perhatian pencinta motor retro.
Model ini diposisikan sebagai salah satu flagship terbaru dari Royal Enfield yang sukses memadukan warisan desain klasik Inggris yang kuat dengan teknologi dan performa mesin modern.
Meskipun saat ini proses produksi dilakukan di India, DNA Britania yang melekat pada seri Classic tetap kental terasa. Setelah sukses dengan varian Classic 350 dan Classic 500, kehadiran Classic 650 dengan tenaga yang lebih besar diharapkan dapat memenuhi dahaga bikers akan sensasi berkendara klasik yang lebih bertenaga dan stabil.
🎨 Desain Abadi: Elegansi Klasik Era Pasca-Perang
Kesan pertama saat melihat Classic 650 adalah aura klasik yang otentik dan elegan. Royal Enfield tetap setia pada filosofi desain yang dicintai banyak penggemar: siluet mengalir, proporsi solid, dan estetika Inggris era pasca-perang.
Classic 650 menampilkan detail ikonik seperti:
- Tangki Bahan Bakar berbentuk tetesan air mata (teardrop) yang khas.
- Lampu Depan Bulat klasik lengkap dengan tiger lamps.
- Spakbor Melengkung yang khas motor klasik.
- Dominasi Aksen Krom dan Aluminium yang mewah.
- Velg Jari-Jari yang tak terpisahkan dari karakter vintage.
Desain ini memastikan bahwa meskipun motor ini baru, ia membawa bobot sejarah yang membuatnya terlihat berkelas di jalanan.
⚙️ Teknologi Canggih di Balik Tampilan Lawas
Jangan tertipu oleh penampilan jadulnya. Royal Enfield Classic 650 telah dibekali serangkaian fitur modern yang membuatnya tetap nyaman dan relevan untuk kebutuhan berkendara hari ini.
- Pencahayaan LED untuk visibilitas maksimal.
- Panel Instrumen Bundar kombinasi analog-digital dengan layar LCD informatif.
- Opsi Navigasi Tripper yang memudahkan perjalanan jarak jauh.
Kombinasi klasik dan modern ini adalah formula yang cerdas, menjaga nuansa masa lalu tanpa mengorbankan fungsionalitas di masa kini.
🛣️ Pengalaman Berkendara: Tes Jarak Jauh Bogor-Ciwidey
Tim redaksi berkesempatan menjajal ketangguhan Classic 650 dalam sebuah touring jarak jauh, melintasi rute Bogor hingga Ciwidey, Kabupaten Bandung, dengan total jarak tempuh 540,6 kilometer.
Getaran dan Karakter Khas
Saat pertama kali menungganginya, getaran mesin yang jelas terasa adalah impresi yang tak terhindarkan. Karakter ini memang merupakan ciri khas dari Royal Enfield seri Classic, mulai dari 350 hingga kini 650. Bagi pengendara baru, mungkin dibutuhkan adaptasi. Namun, bagi pencinta RE sejati, getaran ini adalah bagian integral dari identitas motor yang patut dinikmati.
Bobot dan Handling
Classic 650 memiliki bobot yang cukup masif, mencapai 243 kilogram, menjadikannya salah satu yang terberat di jajaran Royal Enfield. Ajaibnya, bobot ini tidak membuat motor sulit dikendalikan. Handling tetap terasa bersahabat dan cukup lincah untuk bermanuver pendek di kepadatan lalu lintas perkotaan.
Performa Mesin dan Stabilitas
Di jalan lurus dan panjang, mesin 650 cc dua silinder segaris memberikan respons yang bertenaga dan stabil. Tenaga yang disalurkan terasa responsif, namun tidak memberikan sensasi agresif yang menjambak. Justru pada kecepatan tinggi, bobot motor menjadi aset, membuat Classic 650 melaju dengan sangat stabil dan percaya diri.
Kemampuan menanjak motor ini patut diacungi jempol. Classic 650 mampu melibas tanjakan di rute Bogor–Bandung (Puncak, Padalarang, hingga Ciwidey) dengan aman dan nyaman tanpa kesulitan berarti. Motor ini sangat andal untuk touring jarak jauh.
Kenyamanan dan Keamanan
Kenyamanan selama perjalanan ditunjang oleh suspensi depan teleskopik 43 mm dan suspensi belakang Showa ganda yang mumpuni. Riding position dengan jok ganda yang ergonomis juga terasa pas, baik untuk pengendara maupun pembonceng.
Di sektor keamanan, sistem pengereman sudah menggunakan cakram 320 mm (depan) dan 300 mm (belakang) lengkap dengan ABS dual-channel, memberikan rasa aman dan kontrol pengereman yang optimal. Ban tubeless dengan ukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang semakin mendukung kestabilan.
Penggunaan Harian
Salah satu kejutan positif adalah kemampuannya menghadapi kemacetan. Panas mesin yang dihasilkan saat stop and go masih dalam batas toleransi—hanya terasa hangat di paha dan betis, tidak sampai mengganggu. Karakter mesin yang tidak mudah panas dan handling yang bersahabat membuat Royal Enfield Classic 650 sangat layak dijadikan motor harian selain sebagai teman touring yang andal.
Royal Enfield Classic 650 adalah motor yang menawarkan paket lengkap: kenyamanan, kestabilan, dan karakter kuat yang unik. Motor ini adalah pilihan sempurna bagi mereka yang menginginkan sensasi motor klasik otentik tanpa perlu mengorbankan performa dan keamanan modern. (*/tur)



