Berita

Rutan Palangka Raya Siapkan Ratusan Warga Binaan untuk Pilkada Kalteng dan Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ratusan warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palangka Raya bersiap menyalurkan hak pilih mereka pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya yang akan digelar pada 27 November mendatang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap hak asasi warga binaan, Rutan Palangka Raya telah melakukan koordinasi awal dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya untuk memastikan kelancaran proses pemungutan suara. 

Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Bambang Widiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima 569 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari KPU untuk Pilkada mendatang.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Palangka Raya dan menerima 569 DPT untuk Pilkada ini,” ujar Bambang, Rabu (23/10/2024).

Rutan Palangka Raya berencana menyediakan satu tempat pemungutan suara (TPS) di dalam rutan, mengingat jumlah pemilih yang tidak lebih dari 600 orang. TPS tersebut akan dilengkapi dengan tujuh anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk memastikan proses pemungutan berjalan lancar.

“Kami akan memberikan pengamanan ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, baik selama kegiatan Pilkada maupun aktivitas sehari-hari di luar itu,” tambah Bambang.

Untuk memastikan data pemilih tetap akurat, pihak rutan akan memutakhirkan data DPT setiap bulan. Hal ini disesuaikan dengan perubahan jumlah warga binaan, baik yang masuk maupun yang keluar atau bebas.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa Rutan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen menjaga hak konstitusional warga binaan untuk tetap memilih, sesuai dengan prinsip demokrasi. “Setiap orang berhak memilih dan dipilih, dan kami memastikan pemungutan suara dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” jelasnya.

Komitmen Rutan Kelas IIA Palangka Raya dalam memfasilitasi hak pilih warga binaan menjadi langkah nyata dalam menjalankan prinsip demokrasi. Bambang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga binaan selama proses Pilkada berlangsung.

“Dengan pengamanan yang ketat dan jaminan pelaksanaan yang adil, kami pastikan warga binaan dapat menjalankan hak pilih mereka dengan aman,” pungkas Bambang Widiyanto. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button