BeritaNASIONALPangkalan BunUtama

Satu Penumpang Citilink Positif Covid-19 Lolos Masuk Kalteng

PANGKALAN BUN,Kalteng.co – Penerbangan pesawat Citilink rute Semarang-Pangkalan Bun Rabu pagi (5/5) mendadak gempar. Pasalnya satu warga asal Kotawaringin Barat (Kobar) yang menumpangi pesawat tersebut mengantongi dokumen pemeriksaan swab PCR dengan hasil positif Covid-19. Penumpang tersebut di ketahui merupakan seorang mahasiswa.

Kepala Unit Pelayanan Bandara Iskandar Pangkalan Bun Zuber membenarkan informasi tersebut. Pihaknya pun sudah melakukan tindakan bersama tim satgas Covid-19.

“Benar ada penumpang pesawat Citilink dari Semarang tujuan Pangkalan Bun mengantongi dokumen pemeriksaan swab PCR dengan hasil positif. Kami sudah melakukan pengamanan bersama tim gugus tugas penanganan Covid-19 Pangkalan Bun,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kobar Bambang Suherman menyayangkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya menilai bahwa kejadian ini merupakan anomali buat warga Kobar. Semestinya jika terdapat calon penumpang pesawat membawa dokumen kesehatan dengan hasil positif Covid-19, maka harus di tahan.

Seharusnya di isolasi di daerah yang mengeluarkan hasil pemeriksaan PCR tersebut. Di bolehkan untuk bepergian ke wilayah lain setelah kondisi kesehatannya sudah baik alias bebas dari Covid-19.

“Kami yakin tim satgas Covid-19 langsung mengambil langkah agar penumpang tersebut di amankan. Karena yang bersangkutan harus di isolasi. Sementara semua penumpang dalam pesawat yang sama juga harus di lakukan tes untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Hal itu demi mencegah terjadinya penularan virus,” ungkapnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kobar Jhonferi Sidabalok menyebut, setelah menerima informasi itu, tim satgas Covid-19 langsung bergerak.

Kasus ini sudah di tangani sesuai dengan surat edaran gubernur. Yang bersangkutan juga di minta menandatangani pernyataan untuk menjalani isolasi.

Petugas juga meminta agar semua orang yang pernah berkontak dengan yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri. Pengawasan satgas di tingkat desa juga di lakukan demi menjaga kesehatan masyarakat lainnya.

“Kami juga melakukan pemeriksaan ulang (swab PCR) terhadap yang bersangkutan,” tegasnya. (son/ce/ala)

Related Articles

Back to top button