BeritaHukum Dan KriminalKALTENGNASIONALPalangka RayaUtama

Warga Mabuk Buat Onar di Kereng Bangkirai, Polisi Turun Tangan Redam Keresahan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Aksi seorang warga yang di duga mabuk minuman keras dan membuat keributan meresahkan warga Jalan Batu Ampar, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sabangau. Peristiwa tersebut langsung di tindaklanjuti oleh Polsek Sabangau setelah menerima laporan dari masyarakat, Minggu (28/12/2025).

Warga melaporkan adanya seorang pria yang dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol membawa senjata tajam jenis parang. Pelaku di sebut sempat menghentikan kendaraan dan orang yang melintas di depan rumahnya, bahkan memukul kaca rumah hingga melukai pergelangan tangannya sendiri.

Situasi tersebut membuat warga sekitar merasa takut dan terganggu, sehingga meminta kehadiran aparat kepolisian untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kereng Bangkirai bersama personel piket SPKT III Polsek Sabangau mendatangi rumah warga yang bersangkutan bernama Supri, di Jalan Batu Ampar. Di hadapan petugas, Supri mengakui perbuatannya di lakukan dalam keadaan mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

Kapolsek Sabangau, Iptu Ahmad Taufiq, mengatakan bahwa tindakan cepat di lakukan untuk meredam keresahan warga dan mencegah gangguan kamtibmas meluas.

“Setiap laporan masyarakat kami tindaklanjuti secara cepat. Perilaku mabuk yang di sertai keributan sangat berpotensi menimbulkan konflik dan membahayakan keselamatan warga, sehingga perlu penanganan sejak dini,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan yang bersangkutan, tindakannya itu di picu emosi akibat kesalahpahaman dengan rekan kerja serta persoalan keluarga yang tidak dapat di kendalikan. Akibat hilang kendali, perilakunya justru membahayakan diri sendiri dan membuat lingkungan sekitar resah.

Petugas kepolisian memberikan pembinaan dan peringatan tegas agar yang bersangkutan tidak mengulangi perbuatannya.

“Yang bersangkutan mengaku menyesal, merasa malu kepada warga sekitar serta berjanji untuk tidak lagi mengonsumsi minuman keras dan mengulangi aksi serupa. Ia juga menyatakan siap meminta maaf kepada lingkungan tempat tinggalnya,” tukasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button