BeritaFAMILYLife StyleMETROPOLIS

Semakin Dewasa, Semakin Selektif: 8 Tipe Orang yang Sebaiknya Dilepaskan Demi Ketenangan Hidup

KALTENG.CO-Pernahkah Anda merasa bahwa lingkaran pertemanan Anda semakin mengecil seiring bertambahnya usia? Jika iya, Anda tidak perlu khawatir. Fenomena ini bukanlah tanda kesepian, melainkan sebuah bentuk kedewasaan.

Seiring bertambahnya usia, prioritas hidup kita mengalami pergeseran besar. Jika masa muda sering kali dihabiskan untuk mencari validasi dengan mengumpulkan sebanyak mungkin relasi, kedewasaan mengajarkan kita satu hal penting: kualitas jauh lebih berharga daripada kuantitas.

Penelitian dalam psikologi menunjukkan bahwa lingkungan sosial kita sangat memengaruhi kesehatan mental, stabilitas emosional, bahkan kesehatan fisik. Menjadi selektif bukan berarti egois, melainkan langkah sadar untuk menjaga batasan diri (personal boundaries).

Dilansir dari Geediting pada Selasa (16/12/2025), berikut adalah delapan tipe orang yang sebaiknya mulai Anda lepaskan demi hidup yang lebih tenang dan bermakna:


1. Si Tukang Kritik yang Merusak Kepercayaan Diri

Kritik yang membangun itu perlu, namun orang yang selalu menemukan celah kesalahan dalam setiap langkah Anda tanpa pernah memberi apresiasi adalah beban bagi mental. Hubungan sehat seharusnya memberikan rasa aman, bukan rasa tidak mampu.

2. Si “Energi Vampire” (Penguras Energi)

Tipe ini biasanya hanya hadir saat mereka membutuhkan tempat sampah untuk keluh kesah mereka. Setelah mereka selesai bercerita, Anda akan merasa sangat lelah secara emosional, sementara mereka pergi dengan perasaan lega.

3. Orang yang Tidak Menghargai Batasan Anda

Apakah ada teman yang sering memaksa Anda melakukan hal yang tidak Anda sukai, atau terus menghubungi saat Anda sedang butuh waktu sendiri? Orang yang tidak menghargai kata “tidak” dari Anda adalah orang yang tidak menghargai privasi dan kesejahteraan Anda.

4. Si Pengadu Domba dan Pencinta Drama

Hidup sudah cukup rumit tanpa harus ditambah dengan drama yang tidak perlu. Jika seseorang selalu datang membawa gosip tentang orang lain atau mencoba memicu konflik, besar kemungkinan mereka juga melakukan hal yang sama terhadap Anda di belakang.

5. Sahabat yang “Hanya Ada Saat Senang”

Cinta dan pertemanan sejati diuji saat badai datang. Jika seseorang menghilang saat Anda jatuh namun paling depan saat Anda sukses, mereka tidak benar-benar peduli pada Anda, melainkan hanya pada keuntungan yang bisa mereka dapatkan.

6. Orang yang Terus Mengingatkan Masa Lalu Kelam Anda

Kedewasaan adalah tentang pertumbuhan. Jika ada orang yang terus-menerus mengungkit kesalahan masa lalu Anda dan tidak membiarkan Anda menjadi versi baru yang lebih baik, mereka hanya akan menghambat perkembangan karakter Anda.

7. Si Kompetitif yang Berlebihan

Alih-alih merayakan kesuksesan Anda, tipe orang ini justru merasa terancam. Mereka selalu ingin “menang” dalam segala hal, termasuk dalam pembicaraan. Hubungan yang sehat didasarkan pada dukungan mutual, bukan persaingan tanpa henti.

8. Orang yang Melanggar Nilai-Nilai Prinsipil Anda

Setiap orang memiliki prinsip hidup yang berbeda. Jika Anda terus memelihara hubungan dengan orang yang secara konsisten melanggar prinsip dasar Anda (seperti kejujuran atau integritas), hal itu hanya akan menciptakan konflik batin yang merusak kedamaian jiwa.


Melepaskan untuk Ruang yang Lebih Baik

Melepaskan orang-orang tertentu memang tidak mudah, terutama jika hubungan tersebut sudah terjalin lama. Namun, perlu diingat bahwa mengosongkan tempat bagi orang yang salah akan memberikan ruang bagi orang yang tepat untuk datang.

Bertambah usia adalah tentang menjadi lebih bijak dalam memilih siapa yang layak duduk di meja makan Anda. Ketenangan pikiran adalah kemewahan yang hanya bisa diraih jika kita berani menyaring siapa saja yang boleh masuk ke dalam ruang privat hidup kita. (*/tur)

Related Articles

Back to top button