Sering Kalap Saat Lebaran? Ini Trik Makan Enak Tapi Tetap Sehat!

KALTENG.CO-Euforia Lebaran selalu identik dengan momen kemenangan yang dirayakan melalui jamuan makan besar. Mulai dari gurihnya opor ayam, kentalnya kuah rendang, hingga deretan kue kering seperti nastar dan kastengel yang menggoda selera di atas meja tamu.
Namun, di balik kelezatan tersebut, tersimpan “bom waktu” berupa asupan kalori dan lemak jenuh yang tinggi. Jika tidak dikontrol, momen silaturahmi bisa berubah menjadi masalah kesehatan.
Lailatul Muniroh, Ahli Gizi dari Universitas Airlangga (UNAIR), menekankan bahwa kunci utama menikmati hidangan Lebaran tanpa jatuh sakit adalah menjaga porsi dan frekuensi makan.
Strategi Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Takut Kolesterol
Agar tubuh tetap bugar pasca-Ramadan, Lailatul membagikan tiga tips jitu yang bisa Anda terapkan saat berkeliling ke rumah kerabat:
1. Gunakan Panduan “Isi Piringku”
Saat menghadapi meja prasmanan, jangan hanya fokus pada ketupat dan kuah santan. Pastikan piring Anda tetap mencerminkan gizi seimbang.
Karbohidrat: Cukup ambil ketupat atau nasi secukupnya.
Protein: Pilih lauk seperti daging atau ayam, namun hindari mengambil kuah santan terlalu banyak.
Serat (Wajib): Isi separuh piring dengan sayuran dan buah-buahan.
“Masyarakat sering lupa makan sayur dan buah saat Lebaran karena terlalu fokus pada makanan bersantan. Padahal, serat sangat penting untuk melancarkan pencernaan dan mengikat lemak,” ujar Lailatul.
2. Kendalikan Porsi dan Batasi Camilan Manis
Kue kering seringkali menjadi jebakan Batman. Meski ukurannya kecil, kandungan gula dan menteganya sangat tinggi kalori namun minim rasa kenyang.
Batasi Lemak: Konsumsi berlebihan opor dan rendang dapat memicu lonjakan kolesterol dan gangguan pencernaan mendadak.
Kontrol Gula: Batasi konsumsi kue kering agar gula darah tidak melonjak tajam selama masa libur Lebaran.
3. Dahulukan Makanan Utama dan Perbanyak Air Putih
Salah satu trik agar tidak kalap adalah menyantap makanan utama yang bergizi seimbang terlebih dahulu sebelum menyentuh camilan. Strategi ini membantu memberikan rasa kenyang yang lebih lama dan terkontrol.
Selain itu, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Pilihlah air putih dibandingkan minuman manis atau bersoda yang sering disuguhkan saat bertamu.
Silaturahmi Jalan, Hidup Sehat Tetap Utama
Menikmati hidangan khas Lebaran tentu diperbolehkan sebagai bentuk syukur dan perayaan. Namun, prinsip moderasi adalah kuncinya. Dengan mengatur frekuensi makan di setiap rumah yang dikunjungi, Anda bisa menjaga berat badan tetap stabil dan tubuh tetap sehat.
“Menikmati hidangan Lebaran itu boleh, yang penting tahu batas. Jangan sampai silaturahmi lancar, tapi kesehatan terabaikan,” pungkas Lailatul.
Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah! Mari rayakan hari kemenangan dengan hati yang bersih dan tubuh yang sehat. (*/tur)




