
JAKARTA, Kalteng.co – Kabinet Indonesia Maju jilid II di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali mengalami perombakan. Senin (8/9/2025), Presiden melantik Drs. H. Mukhtarudin, anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Politikus senior asal Kalimantan Tengah itu dipercaya menggantikan Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.
Pengangkatan Mukhtarudin dinilai sebagai langkah strategis Presiden Prabowo untuk memperkuat peran negara dalam memberikan perlindungan bagi pekerja migran Indonesia. Dengan pengalaman panjang di dunia birokrasi, pendidikan, dan politik, Mukhtarudin dianggap memiliki kapasitas untuk menjawab berbagai persoalan klasik yang selama ini membayangi pekerja migran, mulai dari perlindungan hukum, kesejahteraan, hingga peningkatan kompetensi.
Dengan demikian, Mukhtarudin merupakan Putra Daerah Kalteng Pertama yang masuk dalam Jajaran Kabinet Sebagai Menteri, setelah selumnya Aloe Dohong sebagai Wakil Menteri Kehutanan pada era Presiden Jokowi.
Latar Belakang dan Pendidikan
Mukhtarudin lahir di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, pada 6 September 1964. Masa kecil hingga remaja ia habiskan di kota kelahirannya sebelum menempuh pendidikan tinggi di Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, dan meraih gelar Sarjana Administrasi Negara.
Karier awalnya ia jalani sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1990. Dalam rentang 12 tahun, ia menempati berbagai posisi penting, salah satunya sebagai Kepala Bidang Promosi Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. Tak berhenti di birokrasi, Mukhtarudin juga menekuni dunia akademis dan menjadi dosen di STIE Nusantara (kini Universitas Antakusuma Pangkalan Bun). Ia bahkan tercatat sebagai salah satu inisiator lahirnya universitas tersebut.
Kiprah Politik
Dunia politik mulai ia masuki melalui Partai Golkar. Mukhtarudin pernah menjadi Wakil Ketua DPD II Golkar Kotawaringin Barat hingga dipercaya duduk dalam struktur DPP Partai Golkar. Dari situlah karier politiknya menanjak hingga ke Senayan.
Ia terpilih sebagai Anggota DPR RI pada periode 2004–2009, kemudian kembali duduk di kursi legislatif pada 2019–2024 dan 2024–2029. Selama menjadi wakil rakyat, ia aktif di Komisi VII DPR RI dan terakhir di Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, sumber daya mineral, lingkungan hidup, dan investasi.
Harapan Besar di Kementerian P2MI
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pekerja migran merupakan aset bangsa sekaligus pahlawan devisa yang harus mendapat perlindungan menyeluruh. Karena itu, kehadiran Mukhtarudin diharapkan membawa terobosan baru, baik dalam kebijakan maupun pelayanan terhadap pekerja migran dan keluarganya.
Tantangan besar sudah menanti. Dari data resmi, masih banyak pekerja migran Indonesia yang menghadapi masalah ketenagakerjaan, hukum, hingga eksploitasi di luar negeri. Tugas Mukhtarudin adalah memastikan negara hadir dengan solusi nyata melalui regulasi, diplomasi, maupun peningkatan kualitas SDM calon pekerja migran.
Figur Merakyat dari Kalimantan Tengah
Bagi masyarakat Kalimantan Tengah, Mukhtarudin dikenal dekat dengan akar rumput dan konsisten memperjuangkan kepentingan daerah. Banyak agenda pembangunan dan isu investasi yang ia kawal saat menjadi anggota legislatif. Kini, kiprah itu berlanjut di eksekutif dengan lingkup tanggung jawab yang lebih luas.
Dengan rekam jejak yang panjang di birokrasi, dunia pendidikan, dan politik, Mukhtarudin membawa harapan baru agar pekerja migran Indonesia bisa mendapatkan perlindungan yang lebih kuat sekaligus membuka peluang kerja yang lebih bermartabat di luar negeri. (pra)



