Sungai Kahayan Kembali Meluap, Palangka Raya Rawan Dikepung Banjir
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sungai Kahayan kembali meluap, Palangka Raya rawan dikepung banjir. Kenaikan debit air itu terpantau telah terjadi dalam satu pekan terakhir ini. Masyarakat diingatkan meningkatkan kewaspadaan menghadapi bencana ini.
Meningkatnya debit air menyebabkan sejumlah pekarangan rumah masyarakat dan fasilitas umum, serta akses jalan penghubung menjadi terendam luapan air sungai tersebut, Senin (3/4/2023) siang.
Selain karena lupan air Sungai Kahayan, kenaikan debit air ini juga didasari tingginya curah hujan yang mengguyur beberapa hari belakangan, ditambah air kiriman dari hulu hingga membuat sungai tidak mampu lagi menampung volume air.
Seperti halnya yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, mereka memantau sejumlah titik di kawasan Kota Cantik yang mulai terendam banjir.
Pemantauan ini dimulai dengan mendatangi pemukiman di Jalan Petuk Ketimpun, dilanjutkan Danau Rangas, Pelatuk dan Mendawai, serta Jalan Anoi. Dari hasil itu didapatkan bahwa ketinggian debit air sangat bervariasi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Palangka Raya Heri Fauzi menyatakan, pemantauan seperti ini akan dilakukan setiap hari. Hal itu mengingat cepat debit air luapan Sungai Kahayan ini terjadi.
“Hasil pemantauan sementara ini, sejumlah lokasi sudah terendam air dan berdampak pada kegiatan masyarakat. Luapan air ini karena curah hujan dan kiriman air dari hulu, sehingga debit air meninggi,” katanya kepada awak media usai melakukan pemantauan.
Ia menambahkan mengingatkan kepada masyarakat dalam kondisi saat ini untuk kenali ancamannya, dan kurangi resikonya dengan sadar bencana, siaga bencana, tanggap bencana dan bersinergi dalam menghadapi bencana.
”Maka itu kami menghimbau, masyarakat di pinggiran sungai Kahayan dan Rungan serta rumahnya tergenang air agr waspada terutama memiliki balita. Jika ada kabel listrik segera diperbaiki dan diamankan jangan sampai terendam air,” pungkasnya. (oiq)




