“Snow White” 2025: Kontroversi dan Tantangan di Balik Layar, Akankah Gagal di Box Office?

KALTENG.CO-Film live-action Disney “Snow White” yang dibintangi Rachel Zegler dan Gal Gadot dijadwalkan rilis pada 21 Maret 2025, namun telah memicu kontroversi sejak awal produksi. Dari kritik elemen “woke” hingga reaksi negatif terhadap trailer, film ini menjadi sorotan publik.
Penjualan tiket presale yang baru dibuka sepuluh hari sebelum rilis menunjukkan minat penonton yang rendah. Laporan dari That Park Place menyebutkan respons yang tidak sesuai harapan. Trailer film ini juga menuai kontroversi dengan jumlah “dislike” yang jauh melebihi “like”, menandakan ketidakpuasan calon penonton.
Kritik Terhadap Isu Sosial dan Politik
Film ini dikritik karena dianggap terlalu fokus pada isu sosial dan politik, mengganggu esensi cerita klasik. Artikel di New York Post bahkan menyebutkan “Disney ‘Snow White’ disaster proves it again: Go woke, go broke!” yang menyiratkan pendekatan progresif dapat berdampak negatif pada box office.
Reaksi terhadap film ini meluas ke media sosial dengan berbagai komentar dan meme yang mencerminkan ketidakpuasan. Banyak yang mengkritik ketidaksetiaan film terhadap cerita asli dan pemilihan Rachel Zegler sebagai Snow White. Namun, ada juga yang mendukung inovasi dan representasi yang lebih baik.
Analis industri meragukan potensi box office “Snow White” dengan penjualan tiket presale yang rendah. Perbandingan dengan film live-action Disney sebelumnya yang sukses menunjukkan tantangan yang lebih besar. Disney mungkin perlu strategi pemasaran yang lebih agresif untuk menarik penonton. (*/tur)



