TP PKK Palangka Raya Gandeng RSUD Perkuat Program Kesehatan Keluarga

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Palangka Raya melalui Kelompok Kerja (Pokja) IV terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Salah satu upayanya ditunjukkan melalui audiensi bersama jajaran RSUD Kota Palangka Raya, Selasa (5/8/2025), dalam rangka membangun sinergi lintas sektor terhadap pelaksanaan program prioritas di bidang kesehatan.
Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Ny. Avina Fairid Naparin, hadir langsung dalam pertemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa fokus Pokja IV pada tahun 2025 mencakup pengembangan New Posyandu, peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta edukasi dan deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara secara masif di tengah masyarakat.
“New Posyandu adalah pendekatan layanan yang tidak hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tapi juga mencakup aspek pendidikan keluarga, ketahanan keluarga, hingga penataan lingkungan. Untuk mewujudkan hal itu, kolaborasi dengan RSUD menjadi sangat penting agar pelayanan dapat terintegrasi secara optimal,” jelas Avina.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa deteksi dini kanker serviks dan payudara merupakan isu krusial, mengingat masih rendahnya kesadaran masyarakat, khususnya di kalangan ibu rumah tangga. TP PKK, katanya, hadir sebagai jembatan antara fasilitas kesehatan dan masyarakat akar rumput.
“Melalui audiensi ini, kami ingin menyamakan visi agar kegiatan edukatif dan skrining bisa dilaksanakan secara bersama, baik melalui posyandu maupun dasawisma. RSUD memiliki kapasitas yang sangat memadai untuk memperkuat program ini,” tambahnya.
Avina juga menekankan pentingnya keberlanjutan aksi nyata dari hasil pertemuan tersebut. Ia berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti di forum diskusi, tetapi ditindaklanjuti dalam bentuk program konkret di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Kota Palangka Raya, dr. Abram Sidi Winasis, menyambut baik inisiatif dari TP PKK. Ia menilai kolaborasi lintas sektor ini sangat strategis dalam memperluas jangkauan layanan edukasi dan deteksi dini bagi masyarakat.
“TP PKK memiliki jaringan kuat hingga ke tingkat dasawisma. Jika potensi ini dikolaborasikan dengan fasilitas dan tenaga medis yang kami miliki, dampaknya akan sangat signifikan. Kami siap turun langsung untuk mendukung kegiatan skrining maupun penyuluhan,” ujar Abram.
Ia juga menyatakan bahwa RSUD akan menyiapkan langkah-langkah teknis untuk merealisasikan program bersama ini secara terstruktur dan berkelanjutan.
“Kami akan mengkaji bentuk dukungan terbaik, mulai dari pengiriman tim medis keliling, penyuluhan di posyandu, hingga penyediaan layanan edukatif lainnya,” tutupnya.
Audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pokja IV TP PKK Kota Palangka Raya bersama sejumlah instansi teknis, yang berlangsung sejak 4 hingga 6 Agustus 2025. Seluruh rangkaian kegiatan diarahkan untuk membangun integrasi lintas sektor dalam mewujudkan keluarga yang sehat, tangguh, dan berdaya. (pra)
EDITOR : TOPAN




