BeritaEKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB LAMANDAU

Viral Foto Ruang di RSUD Lamandau Disulap Jadi Room Karaoke, DPRD: Itu Hasil Rekayasa Teknologi AI

NANGA BULIK, Kalteng.co-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamandau melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Gusti Abdul Gani (RSGAG) Lamandau, sidak ini menyusul pemberitaan yang menyebut adanya dugaan room karaoke di dalam lingkungan rumah sakit tersebut, dan sempat menghebohkan publik beberapa waktu lalu.

Rombongan anggota dewan yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Lamandau, Lingga Pebriani, mengecek langsung sejumlah ruangan di lingkungan rumah sakit. Dari hasil pengecekan di lapangan, rombongan tidak menemukan adanya room karaoke seperti yang diberitakan sebelumnya.

Sebelumnya, RSUD Gusti Abdul Gani (RSGAG) dituding memiliki ruang karaoke dan kerap digunakan sebagai tempat pesta miras. Tudingan tersebut disebarluaskan melalui media sosial dan webside.

Merespons hal tersebut, Wakil Ketua II DPRD Lamandau Riko Porwanto, menesgaskan, bahwa tudingan tersebut tidak benar karena tuduhan tersebut tidak ditemukan dilapangkan.

“Dari hasil sidak tadi, DPRD memastikan bahwa isu dugaan room karaoke di lingkungan RSUD Gusti Abdul Gani Lamandau tidak terbukti, karena kita sudah cek langsung dilapangan,” kata Wakil Ketua II DPRD Lamandau Riko Porwanto.

Sementara Wakil Ketua I DPRD Lamandau Lingga Pebriani, mengungkapkan bahwa foto beredar adalah hasil rekayasa teknologi AI atau hanya gambar ilustrasi. “Karena setelah diteliti ada keterangan dibawah foto tulisan AI,” tegasnya.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gusti Abdul Gani  Lamandau, dr. Mardoni Setiawan, tegas membantah informasi yang beredar, pihaknya juga telah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah media sosial atas pemberitaan tersebut.

“Pemberitaan yang viral ini membuat Kami pihak manajemen menyatakan rasa malu sekaligus prihatin atas beredarnya informasi yang tidak benar dan tanpa konfirmasi kepada Kami,” Kata dr. Mardoni Setiawan, di ruang pertemuan RSUD Gusti Abdul Gani, Senin (30/3).

Ia menegaskan, bahwa tuduhan mengenai keberadaan ruang karaoke maupun aktivitas pesta minuman keras (miras) di RSUD Gusti Abdul Ghani tidak benar. “Kami menegaskan tidak ada segala pesta miras dan tempat karaoke di RSUD Gusti Abdul Ghani,” jelasnya.

Selain membantah konten berita tersebut, dr. Mardoni juga menyayangkan beredarnya informasi melalui media sosial tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu karena hal itu menyangkut nama baik rumah sakit sebagai tempat pelayanan kesehatan masyarakat. (lan)

 

 

Related Articles

Back to top button