Viral! Konten Kreator Parodikan Gubernur Kalteng, Berujung Permintaan Maaf Terbuka

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Jagat maya Kalimantan Tengah tengah dihebohkan dengan aksi seorang konten kreator media sosial bernama Saif_Hola yang memparodikan pernyataan Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran.
Aksi tersebut diunggah melalui akun TikTok dan media sosial instagram pribadinya dan sontak memicu reaksi beragam dari warganet.
Dalam video yang beredar luas itu, Saif_Hola terlihat menirukan gaya bicara sang gubernur sambil menyematkan peran sebagai wartawan.
Meski sebagian warganet menilai video tersebut menghibur dan kreatif, tidak sedikit pula yang menganggap konten itu tidak pantas dan melecehkan tokoh publik.
Akibat viralnya video tersebut, Saif_Hola akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam klarifikasi yang disampaikan secara langsung, ia didampingi oleh Ormas LSR LPMT Kalteng. Ia menyatakan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan seluruh masyarakat atas konten yang telah dibuatnya.
Namun, drama tak berhenti di situ. Melalui unggahan Insta Story terbarunya, Saif_Hola mengungkapkan bahwa dirinya kini menerima intimidasi, ancaman, hingga narasi fitnah yang menyudutkan.
“Update sementara, keadaan sedang tidak baik-baik saja. Intimidasi, ancaman & narasi fitnah sudah mulai digaungkan. Beberapa bukti screenshot sudah tersedia. Mungkin nanti akan aku update di reels. Tetap stay close, mate,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Saif_Hola juga menambahkan, ia berterima kasih buat yang mengirim pesan dan kasih support. Tapi ia mesti memberikan klarifikasi
terkait video tersebut agar tidak dianggap sikap kebencian. Video itu murni darinya hanya sebuah konten parodi pada umumnya yang ia buat.
“Saya mesti memberikan klarifikasi terkait video tersebut agar tidak dianggap sikap kebencian. Itu murni dari saya, hanya sebuah konten parodi seperti biasanya,” ujarnya.
Ia pun menyatakan siap bertanggung jawab atas konten tersebut dan menganggap ini sebagai pelajaran penting dalam proses kreatifnya di dunia digital.
“Sepandai-pandainya pembalap MotoGP pasti akan crash juga. Mungkin saat ini saya lagi crash. Tapi dari pihak sana juga berhasil memberikan pencerahan ke saya agar lebih bijak lagi,” tutupnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN



