Wajib Tahu! Hasil TKA 2026 Bisa Jadi Jalur Masuk SMP & SMA Jalur Prestasi

KALTENG.CO-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) secara resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
Langkah ini menjadi babak baru dalam menghadirkan asesmen yang objektif dan kredibel bagi siswa jenjang SD/MI dan SMP/MTs sederajat di seluruh Indonesia.
Mengapa TKA 2026 Penting?
TKA dirancang sebagai instrumen standar untuk mengukur capaian akademik murid secara adil. Menurut Kepala BSKAP, Toni Toharudin, asesmen ini bukan sekadar ujian biasa, melainkan gambaran nyata kemampuan akademik siswa yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bagi sekolah maupun orang tua.
Menariknya, hasil TKA 2026 kini memiliki peran strategis. Berdasarkan Surat Edaran Dirjen PAUD Dikdasmen, skor TKA dapat digunakan sebagai salah satu dasar seleksi pada Jalur Prestasi Akademik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Jadwal Lengkap Pelaksanaan TKA 2026
Agar tidak terlewat, berikut adalah lini masa lengkap rangkaian TKA 2026 mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil:
1. Masa Pendaftaran
Waktu: 19 Januari – 28 Februari 2026
Syarat Utama: Murid harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang valid.
2. Tahap Simulasi & Gladi Bersih
Sebelum ujian utama, siswa akan mengikuti simulasi untuk memastikan kesiapan teknis:
Simulasi SMP/MTs: 23 Februari – 1 Maret 2026
Simulasi SD/MI: 2 – 8 Maret 2026
Gladi Bersih (Semua Jenjang): 9 – 17 Maret 2026
3. Pelaksanaan Utama & Susulan
Pelaksanaan Utama SMP: 6 – 16 April 2026
Pelaksanaan Utama SD: 20 – 30 April 2026
Pelaksanaan Susulan: 11 – 19 Mei 2026 (Bagi yang berhalangan di jadwal utama).
4. Pengumuman Hasil
Pengolahan Data: 20 – 24 Mei 2026
Pengumuman Nasional: 25 Mei 2026
Pemanfaatan Hasil TKA untuk Jalur Prestasi SPMB
Salah satu poin krusial tahun ini adalah integrasi hasil TKA ke dalam sistem penerimaan siswa baru. Hal ini bertujuan untuk menciptakan proses seleksi yang lebih:
Adil: Menggunakan standar penilaian yang sama secara nasional.
Transparan: Orang tua dan siswa memiliki indikator prestasi yang jelas.
Akuntabel: Meminimalisir subjektivitas dalam jalur prestasi akademik.
“Kami mendorong satuan pendidikan untuk memastikan kesiapan data dan infrastruktur agar pelaksanaan TKA berjalan optimal,” tegas Toni Toharudin.
Persiapan bagi Satuan Pendidikan dan Orang Tua
Mengingat pentingnya tes ini, sekolah diimbau untuk segera melakukan verifikasi data siswa dan memastikan infrastruktur teknologi informasi siap digunakan. Orang tua juga diharapkan memberikan dukungan moril agar siswa dapat mengikuti asesmen ini dengan tenang dan jujur.
Dengan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua, TKA 2026 diharapkan menjadi lompatan besar dalam mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa. (*/tur)




