AKHIR PEKANBeritaKESEHATANUtama

Waspada Gejala Bradikardia

Denyut Jantung yang Terlalu Lambat

Image Image

KALTENG.CO- Seseorang memiliki denyut jantung normal berkisar 60-100 detak per menit. Jika terlalu lambat atau terlalu cepat, maka denyut jantung dikatakan tidak normal. Kondisi itu membuat fungsi jantung sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh terganggu.
Dalam webinar, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari Heartology Cardiovascular Center, dr. Dicky Armein Hanafy menjelaskan keteraturan irama denyut seseorang terjadi karena adanya sistem listrik yang unik dalam jantung yang membuat otot-otot jantung berkontraksi membentuk denyutan. Jika terjadi kerusakan dalam sistem listrik itu akan membuat jantung berdetak lebih cepat, lebih lambat, atau tidak beraturan.
Hal itu tak boleh dibiarkan sebab irama denyut jantung yang tidak normal membuat fungsi jantung sebagai pemompa darah ke seluruh tubuh terganggu, katanya kepada wartawan, Kamis (25/3).
Dia menjelaskan bahwa denyut jantung yang terlalu lambat disebut dengan istilah bradikardia. Kondisi itu membuat tubuh tidak memperoleh darah yang cukup sehingga dapat mengakibatkan seseorang kelelahan, mudah pingsan, atau berkunang-kunang, bernapas pendek-pendek, serta mengalami kerusakan organ vital yang pada akhirnya dapat menuju pada kematian.

Image Image Image Image Image Image Image
1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button